Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polres Halteng Bantu Evakuasi korban banjir di Weda Tengah

📅 Minggu, 21 Jul 2024, 19:39 WIB | Oleh:
Polres Halteng Bantu Evakuasi korban banjir di Weda Tengah Doc: ANTARA/Abdul Fatah
Ket. Kondisi banjir di Desa Dokulamo dan Desa Trans Kobe, Kabupaten Halteng, Minggu (21/7).

TERNATE - Kepolisian Resor (Polres) Halmahera Tengah (Halteng), Maluku Utara mengerahkan personel untuk membantu mengevakuasi korban banjir di Desa Dokulamo dan Desa Trans Kobe di Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halteng, Minggu.

Kapolres Halteng AKBP Aditya Kurniawanmengatakan bahwa tim dari Polres telah dikerahkan ke lokasi-lokasi terdampak banjir untuk memberikan pertolongan kepada warga yang membutuhkan evakuasi dan bantuan lainnya.

Pihak kepolisian juga melakukan koordinasi dengan instansi terkait seperti BPBD dan relawan guna memastikan respons yang efektif dalam situasi darurat ini.

Dia menyebut penanganan banjir di Desa Dokulamodipimpin langsung oleh Kasat Samapta AKP Indrayono bersama PJU dan Kapolsubsektor Weda Tengah Ipda AR Jauhati bersama personel Polres Halteng, TNI, Brimob, dan BPBD yang berjumlah 60 personel.

Sebagian warga dievakuasi ke masjid diDesa Dokulamo. Sejauh ini telah terdata empat rumah dan beberapa unit kendaraan roda dua mengalami kerusakan dan akses jalan putus. Belum ada laporan korbanjiwa dalam musibah ini.

Banjir di Desa Lukolamo dan Desa Trans Kobe terjadi akibat hujan deras selama dua hari berturut-turut sehingga aliran Sungai Kobe meluap.

Pada Minggu malam sekitar pukul 18.00 WIT air mulai berangsur surut, namun tidak menutup kemungkinan akan terjadi banjir susulan akibat curah hujan yang masih tinggi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.