Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

KemenKopUKM Dorong Modernisasi Koperasi 

📅 Minggu, 21 Jul 2024, 13:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
KemenKopUKM Dorong Modernisasi Koperasi  Doc: ANTARA/Shofi Ayudiana
Ket. Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Arif Rahman Hakim berbicara dalam acara peringatan Hari Koperasi Nasional ke-77 di Jakarta, Jumat (19/7/2024).

JAKARTA - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KemenKopUKM) mendorong setiap kabupaten dan kota untuk memiliki setidaknya satu koperasi modern yang dapat menjadi contoh sekaligus wadah bagi generasi muda untuk berwirausaha.

Dalam sebuah acara untuk memperingati Hari Koperasi Nasional Ke-77 di Jakarta, Jumat (19/7), Sekretaris Kemenkop UKM Arif Rahman Hakim mengatakan dalam mendukung upaya tersebut, KemenKopUKM telah memberikan pendampingan untuk mendorong koperasi-koperasi di kabupaten dan kota agar menerapkan manajemen modern dalam melakukan bisnisnya.

Arif menyebut pendekatan lainnya yang selama ini dilakukan oleh Kemenkop UKM untuk memajukan koperasi di Indonesia adalah memfasilitasi akses pembiayaan bagi koperasi.

KemenKopUKM bahkan menyediakan lembaga pengelolaan dana bergulir (LPDB) yang diprioritaskan untuk koperasi. Langkah tersebut bertujuan memastikan koperasi dapat memperoleh pembiayaan yang kompetitif dan mudah diakses.

Pendekatan selanjutnya adalah meningkatkan sumber daya manusia (SDM) koperasi.

Arif mengatakan Kemenkop UKM bekerja sama dengan pemerintah daerah menyediakan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk memberikan pendampingan dan pelatihan kepada para pengurus koperasi.

Upaya tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalitas pengurus koperasi dalam mengelola koperasi.

Menurut data KemenKopUKM, jumlah koperasi modern di Indonesia hingga 2023 adalah sebanyak 400 unit.

Kontribusi koperasi terhadap produk domestik bruto (PDB) pada 2023 tercatat 6,22 persen, lebih tinggi dari target yang ditetapkan sebesar 5,4 persen.

Pemerintah menargetkan pertumbuhan koperasi modern pada 2024 menjadi 500 unit.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rupiah Sentuh Level Terendah terhadap Dolar AS

52 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Rupiah Sentuh Level Terenda...

Jakarta Fair Akan Berlangsung Lebih Lama

1 jam lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Jakarta Fair Akan Berlangsu...
Megapolitan
Jakarta Model Percontohan P...
Megapolitan
Pelatihan untuk Tekan Penga...
Nasional
Dinamika Atmosfer Picu Banj...
Nasional
Pengesahan UU Pengembangan ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
WHO: Makanan Tercemar Tewaskan 1,5 Juta Penduduk Setiap Tahun

WHO: Makanan Tercemar Tewaskan 1,5 Juta Penduduk Setiap Tahun

05 Jun 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.