Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemerintah Konsisten Dukung Upaya Cegah Stunting

📅 Sabtu, 20 Jul 2024, 00:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Konsisten Dukung Upaya Cegah Stunting Doc: ANTARA/Karel A Polakitan
Ket. Kepala Perwakilan BKKBN Sulut Diano Tino Tandaju memberikan sambutan pada peringatan Harganas ke-31 Sulut di Tombatu, Kabupaten Minahasa Tenggara.

Manado - Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulawesi Utara (Sulut)Diano Tino Tandaju mengatakan pemerintah telah berkomitmen untuk secara konsisten mendukung setiap upaya pencegahan dan penurunan kasus stunting.

"Pemerintah menyadari bahwa dalam upaya penurunan stunting, keluarga memiliki peran yang sangat penting, terutama dalam memberikan praktek pengasuhan yang baik dan menciptakan lingkungan sanitasi yang memenuhi standar kesehatan," kata Diano Tino pada puncak acara Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke- 31 Sulawesi Utara yang dipusatkan di Taman Kota Tombatu, Kabupaten Minahasa Tenggara, Jumat.

Peran keluarga menjadi penting, kata dia, karena masalah gizi sangat erat kaitannya dengan ruang lingkup keluarga, yaitu praktek pengasuhan yang kurang baik, kurangnya pengetahuan ibu mengenai kesehatan dan gizi sebelum dan pada masa kehamilan serta setelah ibu melahirkan, dan masih kurangnya akses rumah tangga/keluarga untuk mengkonsumsi makanan bergizi, sumber air minum yang layak, dan jamban keluarga.

"Kita semua memiliki harapan melalui keluarga dapat diwujudkan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas pada tahun 2045, karena penanganan sumber daya manusia adalah tugas kita bersama," katanya.

Ia mengajak seluruh jajaran pemerintah, mitra kerja, dan seluruh masyarakat, saling bahu membahu, hidup saling bergotong-royong, dalam mengatasi permasalahan yang ada.

Pelaksanaan HarganasSulawesi Utara tahun ini, kata dia,dilaksanakan dengan sederhana, namun banyak hikmah yang dapat diambil.

"Momentum Harganas dapat dijadikan sebagai salah satu pembenahan dalam diri dan keluarga untuk tetap berpikir positif dan memberi manfaat untuk menurunkan stunting sebagai langkah perencanaan sumber daya manusia sejak dini," katanya.

Angka prevalensi stunting Sulawesi Utara sebagaimana data hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 mencapai 21,3 persen atau naik 0,8 persen dibandingtahun 2022 sebesar 20,5 persen.

Sementara itu dari 15 kabupaten dan kota, angka prevalensi stunting Kabupaten Minahasa Tenggara menunjukkan kecenderungan penurunan signifikan yaitu sebesar 26,5 persen pada tahun 2022 menjadi 15 persen pada tahun 2023.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pelaksanaan program penghapusan bentor

11 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.