Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sejumlah Hal yang Tidak Anda Ketahui tentang Olimpiade Kuno

📅 Jumat, 19 Jul 2024, 06:10 WIB | Oleh:
Sejumlah Hal yang Tidak Anda Ketahui tentang Olimpiade Kuno Doc: afp/ Angelos TZORTZINIS

Olimpiade di Yunani para era kuno tidak seperti yang dibayangkan orang saat ini. Perlombaan dilakukan dengan sangat serius, tidak ada kegiatan hedonistik, para peserta semuanya pria, dan pemenang tidak mendapatkan medali.

Pada tahun 776 SM, para penonton berkumpul di Olympia, Yunani, untuk menonton lomba lari sederhana. Maka dimulailah Olimpiade kuno, kompetisi olahraga klasik yang berlangsung selama lebih dari satu milenium menarik minat para atlet dan penonton dari seluruh Mediterania.

Dalam beberapa ratus tahun, Olimpiade berkembang jauh melampaui satu acara lari dengan menyelenggarakan lebih banyak cabang olahraga dan Olympia pun menetapkan aturan dan regulasi yang ketat untuk kompetisi yang semakin populer itu.

Setiap empat tahun, atlet Olimpiade kuno yang dievaluasi oleh sepuluh juri yang sangat terlatih saling berhadapan dalam panas yang menyengat di Yunani selatan. Seperti rekan-rekan mereka di zaman modern, mereka berkompetisi dalam gulat, lempar lembing, tinju, dan lompat jauh, namun tidak seperti atlet masa kini, mereka juga berlomba menuju garis finis dengan kereta perang.

Meskipun fokus utamanya adalah atletisme, Olimpiade kuno juga memasukkan filosofi keadilan, perdamaian, pembangunan, dan pendidikan nilai-nilai yang meresapi era Olimpiade saat ini, yang dimulai 1.500 tahun setelah Olimpiade asli berakhir pada tahun 393 M.

Olimpiade modern pertama diadakan di Athena pada tahun 1896, berkat upaya organisasi Pierre de Coubertin, seorang baron Prancis yang meramalkan nilai dari kompetisi olahraga multinasional.

"Olimpisme bukanlah sebuah sistem. "Olimpisme adalah kondisi pikiran," kata Coubertin.

"Menjelang Olimpiade Musim Panas Paris 2024, berikut fakta-fakta mengejutkan tentang kompetisi olahraga kuno yang terkenal yang menginspirasi Coubertin dan iterasi Olimpiade selanjutnya," tulis jurnalis Sonja Anderson pada lamanSmithsonian Magazine.

Ternyata Olympia bukanlah satu-satunya kota Yunani kuno yang menjadi tuan rumah kompetisi atletik terorganisasi. Banyak komunitas yang menyelenggarakan pertandingan mereka sendiri, tetapi kontes-kontes ini memiliki prestise yang berbeda. Sekitar tahun 150 SM, ada sekitar 200 "pertandingan berhadiah" diadakan secara rutin di seluruh Yunani, dengan Athena, Megara, dan Boeotia, menjadi tempat yang paling menonjol. Di sini para atlet berkompetisi untuk mendapatkan uang dan hadiah berharga seperti minyak dalam guci.

Olimpiade yang diselenggarakan di Olympia merupakan bagian dari kelas kompetisi lain yaitu Pertandingan Suci, yang juga dikenal sebagai Pertandingan Panhellenic atau Pertandingan Mahkota. Empat tempat kota penyelanggaraannya adalah Nemea, Delphi, Tanah Genting Korintus, dan Olympia.

Kota-kota tersebut secara bergiliran menyelenggarakan pertandingan tahunan, sedangkan di Olympia diadakan setiap empat tahun. Pertandingan berlangsung pada pertandingan musim panas dan musim dingin.

Pertandingan Suci sendiri kurang menguntungkan bagi para pemenang dibandingkan dengan pertandingan berhadiah. Pemenang menerima kejayaan dan mahkota daun, tetapi tidak banyak lagi yang diperoleh dari penyelenggara acara itu.

Dari keempat Pertandingan Suci, Olympia tidak tertandingi dalam hal ketenaran. Tidak peduli berapa banyak kompetisi yang dimenangkan seorang atlet di seluruh Yunani, kemenangan Olimpiade lebih dipuja daripada yang lain.

Sementara itu sejarah gencatan senjata Olimpiade sudah ada hingga ke awal Olimpiade. Pada abad kesembilan SM, Iphitos, penguasa Kota Elis di Yunani, mulai muak dengan konflik yang tak pernah berakhir di wilayah tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

52 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.