Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Cilacap Sebut 4.206 Jiwa Terdampak Krisis Air Bersih

📅 Senin, 15 Jul 2024, 16:54 WIB | Oleh:
BPBD Cilacap Sebut 4.206 Jiwa Terdampak Krisis Air Bersih Doc: ANTARA/HO-BPBD Cilacap
Ket. Petugas BPBD Kabupaten Cilacap menyalurkan bantuan air bersih untuk warga Desa Karang Kemiri, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu (13/7).

CILACAP - Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap Budi Setyawan mengatakan sebanyak 1.173 keluarga yang meliputi 4.206 jiwa terdampak krisis air bersih pada musim kemarau di wilayah itu.

"Krisis air bersih ini tidak hanya disebabkan oleh kekeringan, juga karena sumur-sumur warga di sejumlah wilayah terintrusi air laut sehingga berasa payau," kata Budi Setyawan di Cilacap, Jawa Tengah, Senin.

Ia mengatakan warga yang mengalami krisis air bersih itu tersebar di 10 desa dari enam kecamatan.

Dalam hal ini, kata dia, wilayah yang terdampak krisis air bersih meliputi Desa Bojong dan Ujungmanik, Kecamatan Kawunganten; Desa Cimrutu, Bulupayung, dan Rawaapu, Kecamatan Patimuan; Desa Gintungreja dan Karanggintung, Kecamatan Gandrungmangu.

Selanjutnya, Desa Rawajaya, Kecamatan Bantarsari; Desa Karang Kemiri, Kecamatan Jeruklegi; serta Desa Panikel, Kecamatan Kampunglaut.

Oleh karena itu, kata dia, pihaknya hingga saat ini telah menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 21 tangki setara dengan 105.000 liter yang bersumber dari APBD Kabupaten Cilacap Tahun 2024.

"Bantuan tersebut telah didistribusikan kepada warga yang terdampak krisis air bersih," katanya menjelaskan.

Ia mengakui penyaluran bantuan air bersih sempat terhenti selama lebih kurang dua pekan karena adanya hujan yang mengguyur berbagai wilayah Cilacap.

Selain menambah ketersediaan air sumur, kata dia, warga di beberapa wilayah menampung air hujan tersebut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Namun sejak tidak ada hujan, kami kembali menerima permohonan bantuan air bersih dari Pemerintah Desa Karang Kemiri, Kecamatan Jeruklegi, dan penyalurannya telah direalisasikan pada Sabtu (13/7) sebanyak dua tangki," katanya.

Terkait dengan hal itu, dia mengatakan BPBD Kabupaten Cilacap selalu siap menyalurkan bantuan air bersih untuk masyarakat yang membutuhkan berapapun kebutuhannya.

"Permohonan bantuan air bersih tersebut harus diajukan secara resmi oleh pemerintah desa setempat," kata Budi. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.