Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Secret Service Kecolongan? Saksi Mata Melaporkan Seorang Pria Bersenjata di Atap Sebelum Penembakkan Trump

📅 Minggu, 14 Jul 2024, 17:31 WIB | Oleh:
Secret Service Kecolongan? Saksi Mata Melaporkan Seorang Pria Bersenjata di Atap Sebelum Penembakkan Trump Doc: Istimewa
Ket. Agen-agen Secret Service mengevakuasi calon presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Donald Trump, sesaat setelah tertembak di telinga, di Butler, Sabtu (13/7).

BUTLER - Sulit dipercaya, satuan pengaman presiden dari negara adidaya Amerika Serikat, Secret Service, hampir gagal melindungi mantan sekaligus calon presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Donald Trump. Capres yang sedang dirundung berbagai kasus hukum ini tertembak di telinga saat memberikan pidato kampanye di sebuah rapat umum di Butler, Sabtu (13/7).

Ironisnya, keberadaan Thomas Matthew Crooks, 20 tahun, sang pelaku penembakkan, telah dilaporkan oleh sejumlah peserta pawai yang sempat melihatnya kepada polisi.

"Anda benar-benar dapat melihatnya membawa senapan," kata seorang saksi mata bernama Greg kepada BBC .

Dilansir oleh People, Greg mengatakan bahwa ia dan peserta rapat umum lainnya telah memberi tahu agen Dinas Rahasia, dan bahwa pria itu telah berada di atap di dekatnya selama beberapa menit sebelum tembakan terdengar.

"Kami melihat orang itu merangkak naik ke atap gedung di samping kami, 50 kaki dari kami," kata Greg

"Dia membawa senapan. Kami dapat melihatnya dengan jelas memegang senapan."

Greg melanjutkan, "Kami menunjuknya. Polisi di sana berlarian di tanah. Kami seperti berkata, 'Hei, ada orang di atap dengan senapan,' dan polisi ... tidak tahu apa yang sedang terjadi."

Greg mengatakan dia mencoba memberi tahu Secret Service selama beberapa menit tentang pria bersenjata itu. "Saya berpikir, 'Mengapa Trump masih berbicara? Mengapa mereka tidak menariknya dari panggung?' Tiba-tiba, lima tembakan terdengar," katanya kepada BBC.

"Kami memberi tahu polisi, kami menunjuknya ke arah Dinas Rahasia, yang sedang melihat kami dari atas gudang," lanjutnya.

Greg juga mempertanyakan mengapa tidak ada lebih banyak anggota Secret Service yang bertugas menjaga keamanan.

"Mengapa tidak ada Secret Service di semua atap di sini?" tanyanya.

"Tempat ini tidak besar."

Saksi mata juga mengatakan kepada BBC bahwa pria bersenjata itu ditembak mati. "Mereka merangkak naik ke atap, mengarahkan senjata mereka ke arahnya, memastikan dia sudah mati," kata Greg. "Dia sudah mati, dan itu saja. Semuanya sudah berakhir."

DPR AS juga menyebutkan, akan mulai melakukan penyelidikan atas serangan itu. Dalam sebuah unggahan di X, Ketua DPR, Mike Johnson mengatakan bahwa majelis akan "melakukan investigasi menyeluruh atas peristiwa tragis tersebut hari ini".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Ekonomi
Kuartal I, Hilirisasi Nikel...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.