Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PBB: Junta Berupaya Hancurkan Negara

📅 Jumat, 12 Jul 2024, 02:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
PBB: Junta Berupaya Hancurkan Negara Doc: AFP/Fabrice COFFRINI
Ket. Pelapor khusus PBB untuk Myanmar, Tom Andrews

BANGKOK - Pelapor khusus PBB untuk Myanmar pada Kamis (11/7) mengatakan bawa junta yang berkuasa tampaknya berusaha menghancurkan negara yang tidak dapat mereka kendalikan.

Peringatan itu disampaikan Tom Andrews setelah bentrokan antara aliansi kelompok etnis minoritas bersenjata dan militer menghancurkan kesepakatan gencatan senjata yang ditengahi Tiongkok pada Januari lalu.

Gencatan senjata tersebut sempat menghentikan pertempuran yang meluas di bagian utara negara Asia tenggara tersebut sejak kudeta militer mengakhiri pemerintahan demokratis pada tahun 2021.

"Junta nyaris terpuruk, kehilangan pasukan, kehilangan fasilitas militer, dan benar-benar kehilangan wilayah," kata Andrews saat memberikan pengarahan kepada badan keamanan nasional Thailand.

"Sepertinya Junta sedang mencoba menghancurkan sebuah negara yang tidak dapat mereka kendalikan. "Taruhannya sangat tinggi," imbuh dia.

Tanggapan militer terhadap kekalahan mereka adalah dengan menyerang warga sipil, kata Andrews, seraya menambahkan bahwa telah terjadi peningkatan besar dalam jumlah serangan terhadap sekolah, rumah sakit, dan biara, dalam kurun waktu enam bulan terakhir.

Kian Melemah

Dilaporkan pula bahwa kekuatan domestik junta terus melemah. Kini mereka telah kehilangan kendali atas beberapa kota kecil di 86 persen negara tersebut, termasuk basis utama junta di Negara Bagian Shan dan di Kota Mandalay yang merupakan jantung dari dominasi militer.

Sebaiknya Anda baca juga:

Pada Rabu (10/7) lalu dilaporkan bahwa kelompok pejuang etnis minoritas Myanmar mengklaim telah merebut sebuah kota dari militer di sepanjang jalan raya perdagangan utama ke Provinsi Yunnan di Tiongkok pada awal pekan ini setelah bentrokan berhari-hari.

Dalam serangan pada Rabu pagi, kelompok pejuang etnis bersenjata Tentara Pembebasan Nasional Ta'ang menyatakan bahwa mereka berhasil merebut sebuah pangkalan misil milik junta.

Negara Bagian Shan di utara memang telah diguncang pertempuran sejak akhir bulan lalu, ketika aliansi kelompok etnis bersenjata kembali melancarkan serangan terhadap militer.

Bentrokan tersebut telah mengikis gencatan senjata yang ditengahi Beijing yang menghentikan serangan aliansi Tentara Arakan (AA), Tentara Aliansi Demokratik Nasional Myanmar (MNDAA) dan Tentara Pembebasan Nasional Ta'ang (TNLA). AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
KPK Panggil 13 Saksi di Jak...
Megapolitan
Truk Trailer Alami Kecelaka...
Nasional
Roy Suryo Ajukan Praperadil...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 8
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 8
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.