Mentan dan TNI AL Sinergi Akselerasi Ketahanan Pangan dari Iklim Ekstrem
📅 Jumat, 12 Jul 2024, 00:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/HO-Humas Kementan
Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman bersama TNI Angkatan Laut membangun sinergi dalam mengakselerasi ketahanan pangan, dari bahaya perubahan iklim ekstrem yang dapat menyebabkan krisis pangan.
"Lahan ketahanan pangan TNI AL tadi sudah kami lihat, mengakselerasi dan memitigasi risiko kekurangan pangan. Apalagi dunia saat ini lagi mengalami krisis pangan dan krisis energi," kata Mentan dalam keterangan di Jakarta, Kamis (11/7).
Amran mengaku telah melihat lahan pangan milik TNI AL di Pangkalan Utama TNI AL Lampung.
Amran menyebutkan program akselerasi pangan yang dijalankan TNI AL merupakan salah satu langkah mitigasi resiko guna mengantisipasi kekurangan pangan yang dialami dunia saat ini akibat iklim ekstrem.
"Ini TNI AL sudah curi start. Ini ibaratkan pemain bola bukan menjemput bola, tapi merampas bola. Nah ini luar biasa," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurutnya, sinergi Kementerian Pertanian dengan TNI AL menyukseskan program pemerintah guna menjamin ketersediaan pangan dengan mengaktifkan lahan tidur menjadi lahan produktif serta memberdayakan masyarakat sekitar sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan persediaan pangan.
Dia menyebutkan, pada Januari-Februari 2024 terjadishortage(defisit pangan), sehingga perlu kolaborasi semua pihak salah satunya bersama TNI AL sebagaimana instruksi Presiden pada tanggal 3 Maret 2011.
"Manakala Indonesia terjadi iklim ekstrem, itu Panglima TNI, KSAL, itu wajib turun kolaborasi dengan kementerian terkait yaitu Kemendagri, Kementan, Pertahanan, Kementerian BUMN, kepolisian. Wajib turun kolaborasi untuk negeri yang kita cinta ini. Alhamdulillah (TNI) Angkatan Laut luar biasa melangkah lebih jauh ke depan," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Lebih lanjut Mentan Amran mengatakan untuk menyukseskan kolaborasi akselerasi peningkatan ketahanan pangan bersama TNI AL, Kementan memberikan bantuan berupa alat mesin pertanian, benih dan lainnya.
Menurut Amran, TNI AL menjadi motor penggerak sehingga menjadi contoh di tengah-tengah masyarakat.
Sementara itu, Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Wakil KSAL) Laksamana Madya TNI Erwin S. Aldedharma mengatakan sinergi dengan Kementan merupakan salah satu bentuk komitmen TNI AL yang tidak hanya menegakkan kedaulatan dan keamanan negara, tapi juga guna meningkatkan ketahanan pangan yang menjadi program utama pemerintah saat ini dan mendatang.
Erwin mengatakan bahwa TNI AL dapat berbuat lebih banyak dalam mendorong produksi pangan nasional karena memiliki fasilitas dan lahan tidur yang cukup luas tersebar di berbagai daerah yang jika dikelola secara optimal dapat meningkatkan persediaan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia menyebutkan bahwa TNI AL dapat menghasilkan padi, jagung, komoditas hortikultura, perkebunan dan perikanan yang bermanfaat bagi masyarakat dan persediaan pangan nasional.
"Mudah-mudahan dengan kehadiran Bapak Menteri Pertanian dan juga dukungan Gubernur Lampung dan Ketua Komisi IV DPR, upaya TNI AL bisa menghasilkan pangan dan penyediaan makan bergizi gratis ke depan," tuturnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!