Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jaga Kelestarian Alam, Ribuan Burung Dilepaskan di Tahura Sultan Adam Kalsel

📅 Kamis, 11 Jul 2024, 00:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jaga Kelestarian Alam, Ribuan Burung Dilepaskan di Tahura Sultan Adam Kalsel Doc: ANTARA/HO-Adpim Kalsel
Ket. Pemprov Kalsel dan Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan wilayah Kalimantan melepaskan ribuan burung di Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam di Kabupaten Banjar, Rabu (10/7/2024).

Banjarmasin - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan wilayah Kalimantan melepaskan ribuan burung di Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam di Kabupaten Banjar.

"Kegiatan ini merupakan bukti nyata dari komitmen kita bersama, dalam menjaga dan melestarikan kekayaan alam Indonesia, khususnya di Kalsel," ujar Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Kalsel Ahmad Bagiawan mewakili Gubernur Kalsel di Tahura Sultan Adam, Kabupaten Banjar, Rabu.

Menurut dia, pelepasan5.004 ekor burung dari 10 spesies yang berbeda tersebut dari hasil operasi pemberantasan peredaran ilegal satwa liar yang digelar oleh Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan Wilayah Kalimantan.

Di Kalsel sendiri, terdapat 183 spesies burung, dengan 43 di antaranya merupakan spesies yang dilindungi.

"Sebagiankita lepaskan pada kegiatan hari ini," ujarnya.

pelepasan dilakukan karena satwa liar seharusnya hidup di habitat alaminya, bukan sebagai binatang peliharaan.

Menurut dia, langkah ini juga penting untuk mencegah penularan penyakit dari satwa ke manusia, serta menghindari ancaman kepunahan populasi satwa akibat pembunuhan dan perdagangan ilegal.

Dia pun menegaskan komitmen Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor dalam menjaga dan melestarikan kekayaan alam Indonesia, khususnya di Kalsel.

Sebagai salah satu daerah yang memiliki keanekaragaman hayati yang luar biasa, Gubernur Kalsel menekankan bahwa melindungi hutan dan satwa liar menjadi sangat penting.

"Operasi peredaran hasil hutan, tumbuhan, dan satwa liar yang telah dilakukan menunjukkan komitmen kita, dalam memerangi perdagangan ilegal yang merusak alam," katanya.

Tahura Sultan Adam memiliki karakteristik yang sesuai dengan habitat alami berbagai jenis burung.

"Tahura Sultan Adam memiliki kawasan hutan yang luas dengan pepohonan yang rindang dan sumber air yang melimpah," ujar Bagiawan menyampaikan pesan Gubernur.

Kondisi tersebut, menurut dia, sangat mendukung kelangsungan hidup burung yang dilepaskan kembali ke alam liar.

"Di sini, burung-burung ini dapat mencari makan, berlindung dan berkembang biak dengan baik," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Olahraga
Formula 1: Antonelli Harus ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.