Microsoft Kembangkan Generator Ucapan AI yang Sangat Mirip Suara Manusia hingga Tidak Berani Merilisnya
📅 Rabu, 10 Jul 2024, 20:56 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SMurni proyek penelitian
Terlepas dari kemampuannya, Microsoft tidak akan merilis VALL-E 2 ke publik karena potensi risiko penyalahgunaan. Hal ini bertepatan dengan meningkatnya kekhawatiran seputar kloning suara dan teknologi deepfake. Perusahaan AI lain seperti OpenAI telah menerapkan batasan serupa pada teknologi suara mereka.
"VALL-E 2 murni proyek penelitian. Saat ini, kami tidak memiliki rencana untuk memasukkan VALL-E 2 ke dalam produk atau memperluas akses ke publik," tulis para peneliti dalam postingan blog. "
Ini mungkin membawa risiko potensial dalam penyalahgunaan model, seperti memalsukan identifikasi suara atau meniru identitas pembicara tertentu."
Sebaiknya Anda baca juga:
Meskipun demikian, mereka berpendapat bahwa teknologi ucapan AI dapat diterapkan secara praktis di masa depan. "VALL-E 2 dapat mensintesis ucapan yang mempertahankan identitas pembicara dan dapat digunakan untuk pembelajaran pendidikan, hiburan, jurnalistik, konten yang ditulis sendiri, fitur aksesibilitas, sistem respons suara interaktif, terjemahan, chatbot, dan sebagainya," tambah para peneliti.
"Jika model tersebut digeneralisasikan ke pembicara yang tidak terlihat di dunia nyata, model tersebut harus menyertakan protokol untuk memastikan bahwa pembicara menyetujui penggunaan suaranya dan model deteksi ucapan yang disintesis."
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!