Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

ASN Tangerang Diajak Jadi 'Bapak Asuh' untuk Intervensi Pencegahan Stunting

📅 Selasa, 09 Jul 2024, 00:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
ASN Tangerang Diajak Jadi 'Bapak Asuh' untuk Intervensi Pencegahan Stunting Doc: ANTARA/HO-Pemkot Tangerang
Ket. Sekretaris Daerah Kota Tangerang Herman Suwarman.

Tangerang - Sekretaris Daerah Kota Tangerang Herman Suwarman mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) setempat menjadi "Bapak Asuh" guna intervensi menyeluruh dalam pencegahan stunting.

"Saat ini sedang dirancang, untuk setiap ASN di Kota Tangerang agar bisa menjadi Bapak Asuh guna intervensi menyeluruh dalam pencegahan stunting di Kota Tangerang," kata Sekda Herman di Tangerang, Senin.

Ia mengatakan gagasan ini bertujuan untuk melibatkan berbagai pihak dalam memastikan kesehatan dan kesejahteraan anak-anak di kota ini.

Dorongan intervensi menyeluruh tersebut, lanjut diinisiasiPenjabat Wali Kota Tangerang Nurdin saat melakukan diskusi bersama Penjabat Organisasi Perangkat Daerah dalam memformulasikan pencegahan di stunting di Kota Tangerang.

"Rencananya keseluruhan ASN lingkup Kota Tangerang, nanti di klasterkan sesuai dengan kemampuan setiap ASN, bentukannya misalkan tambahan makanan bergizi yang nanti dialokasikan kepada setiap perangkat daerah terkait," katanya.

Ia juga mengungkapkan Pemerintah Kota Tangerang terus berupaya untuk bisa menurunkan stunting dengan terus menyelenggarakan penanganan yang komprehensif dalam penanganan stunting, dan menurut data BPGM, stunting di Kota Tangerang telah menurun menjadi lima persen.

"Mudah-mudahan dengan terus berkolaborasi, stunting di Kota Tangerang bisa terus menurun," ujarnya.

Selain stunting, Sekda Herman juga mengatakan masih ada beberapa hal krusial yang harus ditangani oleh seluruh pihak, di antaranya inflasi, kemiskinan ekstrem dan TBC.

"Saya minta kepada seluruh perangkat daerah, agar bisa berkolaborasi dengan berbagai pihak, bantu masyarakat kita, berikan pemahaman, infokan program apa saja yang pemerintah lakukan," ujarnya.

Dinas Kesehatan Kota Tangerang mencatat kasus TBC pada 2022 sekitar 9 ribuan kasus dan 700 kasus di antaranya adalah anak-anak.

Angka ini meningkat di 2023 dari temuan 10.935 kasus, 2.500 di antaranya adalah anak-anak. Sedangkan per 2024 hingga Mei ini, sudah 321 anak di Kota Tangerang tercatat dalam pengobatan TBC.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.