Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pelatih Timnas Belanda Koeman Tidak Ingin Kejadian Lawan Austria Terulang Melawan Turki

📅 Sabtu, 06 Jul 2024, 22:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pelatih Timnas Belanda Koeman Tidak Ingin Kejadian Lawan Austria Terulang Melawan Turki Doc: ANTARA/AFP/Fabrik Coffrini
Ket. Pelatih kepala Belanda Ronald Koeman mengikuti aksi dari pinggir lapangan selama pertandingan sepak bola babak 16 besar UEFA Euro 2024 antara Rumania dan Belanda di Munich Football Arena di Munich pada Selasa (2/7/2024).

Jakarta - Pelatih Timnas Belanda Ronald Koeman mengatakan dirinya tidak ingin kejadian melawan Austria pada laga terakhir fase grupEuro atau Piala Eropa 2024 Jerman terulang lagi ketika timnya berjumpa Turki pada babak perempat final di Stadion Olimpiade Berlin pada Sabtu waktu setempat atau Minggu (7/7) dini hari pukul 02.00 WIB.

Koeman menyebut kekalahan dengan skor 2-3 dari Austria "mengerikan" dan oleh karena itu ia mengatakan "jangan sampai Austria terulang lagi"

"Jika Anda ingin tampil bagus, Anda tidak perlu mengalami kekalahan terlebih dahulu, jangan sampai Austria terulang lagi," kata Koeman, dikutip dari AFP, Sabtu.

"Anda harus melakukannya sendiri, para pemain berdiri di depan semifinal, ini adalah peluang untuk maju di turnamen ini," tambahnya.

Bek Belanda Denzel Dumfries juga sependapat dengan pelatihnya dimana ia mengatakan "Saya tidak butuh motivasi ekstra untuk pertandingan ini, ini perempat final Euro, senang sekali bisa berada di sini".

Koeman lalu mengatakan bahwa apabila Oranye mampu mempertahankan permainan seperti saat membungkam Rumania di babak 16 besar dengan skor 3-0, maka peluang juara ada di pihak timnya.

"Pertandingan terakhir berada pada level yang sangat bagus dari segi sepak bola, jika kami mempertahankan level tersebut maka ini bisa menjadi turnamen yang sangat bagus bagi kami," lanjut pelatih yang dulu menjadi kapten Belanda saat mereka meraih juara di Euro 1988 itu.

Lebih lanjut, Koeman juga menyoroti banyaknya diaspora Turki di seluruh sudut Jerman yang akan membuat lawannya mendapatkan dukungan penuh di Berlin.

"Saya punya pengalaman melawan tim-tim Turki, atmosfernya selalu bagus," kata Koeman.

"Kami hanya perlu menguasai bola dan mereka akan diam. Anda harus tenang, bisnis, dan memainkan permainan Anda," tambahnya.

Sementara itu, Pelatih Turki Vincenzo Montella mengatakan Belanda adalah "tim yang sangat berbakat". Ia akan berusaha menggunakan pendekatan taktik berbeda untuk membawa timnya melaju ke semifinal.

"Kami adalah salah satu tim dengan pengalaman turnamen paling sedikit, jadi kami sangat bahagia bisa mencapai sejauh ini. Saya tidak percaya pada formasi, tapi saya percaya pada taktik. Kami mencoba mengubah dari pertandingan ke pertandingan sesuai dengan lawan kami," kata Montella dari laman resmi UEFA.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur   

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.