Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Warga Sukabumi Diimbau Waspadai Dampak La Nina

📅 Kamis, 04 Jul 2024, 00:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga Sukabumi Diimbau Waspadai Dampak La Nina Doc: ANTARA/Dok/Aditya Rohman
Ket. Bencana tanah longsor yang terjadi di Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Jabar beberapa waktu lalu.

Sukabumi - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi mengimbau kepada warga Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kejadian bencana yang dipicu oleh La Nina.

"Pengaruh La Nina sudah dirasakan di Kabupaten Sukabumi, di mana sejak awal Juli hujan lebat turun setiap hari dengan durasi yang cukup panjang baik dari pagi maupun siang hingga menjelang malam," kata Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sukabumi Medi Abdul Hakim di Sukabumi, Rabu.

Menurut Medi, dengan tingginya intensitas hujan tentunya berpotensi terjadinya bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, angin kencang atau puting beliung dan pergerakan tanah.

Maka dari itu, warga diimbau untuk melakukan mitigasi bencana atau antisipasi sejak dini untuk meminimalisasikan dampak jika terjadi bencana. Adapun pencegahan atau antisipasi terjadinya bencana yakni membersihkan saluran air atau drainase.

Kemudian memangkas ranting pohon yang berada di dekat rumah maupun jaringan atau kabel listrik, membersihkan talang atau rumah. Selanjutnya jika rumahnya berdekatan dengan tebing tanah warga bisa memasang bronjong atau alat penahan tanah serta memasang talang air sehingga airnya bisa diarahkan ke tempat yang relatif aman untuk mencegah terjadinya bencana longsor.

Selain itu, warga yang tinggal di daerah yang perbukitan atau dataran tinggi maupun di bantaran sungai untuk selalu waspada serta memantau kondisi daerahnya dan mengenali potensi-potensi terjadinya bencana.

"Alangkah baiknya warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai atau dataran tinggi jika hujan lebat disertai angin kencang melanda dan berpotensi terjadi bencana untuk mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman untuk meminimalisasikan dampak apabila bencana benar-benar terjadi," tambahnya.

Di sisi lain, Medi mengatakan menghadapi fenomena La Nina ini pihaknya sudah melakukan mitigasi bencana kemudian mengerahkan dan menyiagakan petugas penanggulangan bencana di setiap kecamatan.

Pengerahan petugas tersebut dalam upaya mempercepat penanggulangan bencana untuk mengurangi dampak kerugian. Pihaknya juga meminta kepada warga untuk berperan aktif memberikan informasi jika di daerahnya berpotensi atau terjadi bencana agar bisa dengan cepat ditangani.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Naomi Siap Hadapi Elise Mer...
Megapolitan
BMKG Prakirakan Jakarta Ber...

Gelombang Panas Eropa: Menara Eiffel Ditutup Sementara

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Gelombang Panas Eropa: Mena...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.