Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menko Polhukam Ingin GIT Lahirkan Pionir Pembangunan Karakter

📅 Kamis, 04 Jul 2024, 01:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menko Polhukam Ingin GIT Lahirkan Pionir Pembangunan Karakter Doc: ANTARA/BNyoman Hendra Wibowo
Ket. Gerakan indonesia tertib -- Staf Ahli Kemenkopolhukam Bidang Ideologi dan Konstitusi Irjen Pol Andry Wibowo (kiri) memberikan plakat kepada Penjabat Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya (kanan) saat acara Rembuk Gerakan Indonesia Tertib di Kuta, Badung, Bali, Rabu (3/7). Kegiatan yang digelar Kemenkopolhukam tersebut mengusung tema Budaya Tertib Menuju Indonesia Emas, diikuti 300 peserta dari perwakilan aparat keamanan, tokoh agama, tokoh adat, organisasi masyarakat, pecalang, dan pelajar.

BADUNG - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto menginginkan agar Rembug Gerakan Indonesia Tertib (GIT) akan melahirkan pionir pembangunan karakter manusia.

"Melalui forum ini kami berharap para peserta mendapat bekal untuk menjadi pionir pembangunan karakter manusia yang tertib, saya mengajak marilah kita bekerja keras dengan tulus ikhlas," kata dia, di Kabupaten Badung, Bali, Rabu (3/7).

Kemenko Polhukam menunjuk Bali sebagai lokasi Gerakan Indonesia Tertib setelah sebelumnya dilakukan di Riau, dimana kegiatan dibalut dengan bimbingan materi oleh Dukcapil Kemendagri, Polri, dan Pemprov Bali.

Menko Polhukam yang hadir secara daring meyakini para pemateri sudah kompeten dalam membimbing 300 peserta yang terdiri dari organisasi kemasyarakatan dan tokoh-tokoh di Bali, dengan topik yang dibahas seperti upaya peningkatan tertib administrasi kependudukan, tertib lalu lintas, dan peran serta kelompok masyarakat dalam mendorong perilaku tertib di ruang publik.

Hadi Tjahjanto menilai upaya membangun karakter manusia ini penting, sebab secara global masyarakat sedang dihadapkan dengan berbagai dinamika ekonomi, sosial, budaya, dan politik termasuk Indonesia saat ini.

Dinamika yang terjadi menurutnya tidak luput dari pengaruh perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, sehingga banyak yang harus diadaptasi.

"Ini adalah tantangan bagi kita untuk terus beradaptasi melalui percepatan dan transformasi pembangunan infrastruktur ekonomi, sosial, budaya serta pembangunan sumber daya manusia," ujarnya.

Menko Polhukam menyampaikan Presiden Joko Widodo telah menerbitkan Instruksi Presiden Nomor 12 Tahun 2016 tentang Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM), dimana Gerakan Indonesia Tertib ini merupakan program di dalamnya.

Gerakan ini kemudian menjadi implementasi dari prioritas nasional revolusi mental dan pembangunan kebudayaan dengan maksud untuk mengubah perilaku masyarakat Indonesia agar menjadi lebih tertib dengan mematuhi peraturan.

Penjabat (Pj) Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya mengaku senang karena Pulau Dewata ditunjuk sebagai salah satu percontohan.

Pembangunan karakter manusia di Bali sebagai daerah pariwisata menurutnya penting, sebab pemahaman terkait ketertiban seperti dalam hal administrasi kependudukan dan lalu lintas akan berpengaruh terhadap keamanan dan kenyamanan wisatawan.

Meski secara umum Bali dinilai tertib, Sang Made tak dapat memungkiri ada peristiwa yang menggambarkan perilaku tidak tertib yang mengganggu kenyamanan masyarakat lokal dan wisatawan.

Oleh karena itu, dengan adanya kegiatan rebug yang mengajak peserta menjadi pionir pembangunan karakter manusia, Pulau Dewata dapat menjadi lebih aman dan damai sehingga orang yang datang bisa menikmati keindahannya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Luar Negeri
Pemimpin Korut Bertekad Per...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.