Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jakut Targetkan Produksi Padi 1.500 Ton

📅 Kamis, 04 Jul 2024, 01:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jakut Targetkan Produksi Padi 1.500 Ton Doc: ANTARA/HO-Sudin KPKP
Ket. Memasang Pupuk -- Petani Jakarta Utara memasang pupuk di areal sawah yang sudah ditanami padi, Rabu (3/7). Mereka diharap mampu menghasilkan panenan 1.500 ton.

JAKARTA - Para petani Jakarta Utara untuk tahun ini ditargetkan dapat memproduksi sekitar 1.500 ton. "Target itu berasal dari 256 hektare lahan pertanian Jakarta Utara. Hitungannya setiap hektare mampu memproduksi padi sekitar 6 ton," kata Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Utara, Unang Rustanto, Rabu (3/7).

Menurutnya, target tersebut naik dari produksi padi pada tahun 2023 yang berada di angka 5,9 ton per hektare di musim pertama. Produksi musim kedua tahun 2023 yang mengalami puso akibat El Nino sehingga membuat hasil turun.

Untuk luas lahan pertanian, lanjutnya, yang sudah ditanami padi tahun ini 256 hektare. Lahan terletak di Kelurahan Marunda 21 hektare. Sisanya di Kelurahan Rorotan. "Kami prediksi akhir Juli sudah ada yang mulai panen. Jenis varietas yang banyak ditanam adalah Inpari 32 dan Inpari 30," katanya.

Menurut Unang, Sudin KPKP optimistis petani Jakarta Utara dapat mencapai target tersebut. Sebab dia terus mendampingi serta menyalurkan bantuan kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Jakarta Utara. Pendampingan yang dilakukan mulai dari rapat pengurus penentuan awal tanam agar seluruh petani serentak dalam menanam. Kemudian, pendampingan budi daya padi dan pengendalian hama secara serentak.

Selain, Sudin juga membantu memperbaiki saluran irigasi secara swadaya agar petani mampu memenuhi kebutuhan air sawah. Untuk bantuan, dari Dinas KPKP Jakarta menyalurkan tiga ton benih Inpari 32. Kemudian bantuan mesin pompa air dari Kodim bekerja sama dengan Kementerian Pertanian.

Selanjutnya ada bantuan benih varietas Inpari 30 dari Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) seberat satu ton. "Selain itu pendampingan terus dilakukan setiap hari oleh penyuluh pertanian di lapangan yang bertugas sebagai fasilitator dan pembina," jelasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Kebakaran Meluas, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

2 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Kebakaran Meluas, Wisata Gu...
Nasional
MTQ Nasional XXXI Dibuka, M...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.