Para Pendukung Reparasi Mengkritik Permintaan Maaf Belanda Atas Perbudakan Tidaklah Cukup
📅 Selasa, 02 Jul 2024, 00:02 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SKerajaan Belanda masih terdiri dari beberapa pulau Karibia, termasuk Aruba dan Sint Maarten.
Rhoda Arrindell, seorang pendukung kemerdekaan Sint Maarten, mengatakan permintaan maaf tersebut "tidak lengkap" jika pulau-pulau tersebut tetap menjadi bagian dari kerajaan dan Belanda tidak memperbaiki keterbelakangan ekonomi yang disebabkan oleh kolonialisme.
Dia mengatakan dana baru Belanda seharusnya menjadi "uang muka untuk tagihan reparasi yang lebih besar".
"Bagaimana Anda bisa berpikir bahwa Anda melakukan kejahatan, mengakui kejahatan tersebut (dengan meminta maaf) dan kemudian memutuskan hukuman apa yang akan dijatuhkan?" ujar Arrindel.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!