Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kinerja Luar Biasa, BPS: Nilai Ekspor Papua Barat Periode Mei 2024 Meningkat 98,67 Persen

📅 Selasa, 02 Jul 2024, 00:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kinerja Luar Biasa, BPS: Nilai Ekspor Papua Barat Periode Mei 2024 Meningkat 98,67 Persen Doc: ANTARA/Fransiskus Salu Weking
Ket. Kepala BPS Provinsi Papua Barat Merry saat memaparkan perkembangan ekspor periode Mei 2024 di Manokwari, Senin.

Manokwari - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Provinsi Papua Barat periode Mei 2024 mencapai 360,03 juta dolar AS atau mengalami peningkatan sebesar 98,67 persen (yoy) dibanding realisasi Mei 2023 yaitu 181,22 juta dolar AS.

"Nilai ekspor secara bulanan juga meningkat 8,33 persen (mtm) dibanding April 2024 yang terealisasi 332,34 juta dolar AS," kata Kepala BPS Papua Barat Merry saat konferensi pers di Manokwari, Senin.

Dia menjelaskan bahwa sektor minyak dan gas (migas) menyumbang 99,45 persen atau 358,06 juta dolar AS terhadap total ekspor Papua Barat pada Mei 2024, sedangkan sektor nonmigas hanya 0,55 persen atau 1,96 juta dolar AS.

Nilai ekspor komoditas migas mengalami peningkatan 8,52 persen (mtm) atau 28,10 juta dolar AS dibanding capaian April 2024 sebanyak 329,96 juta dolar AS, sementara ekspor nonmigas justru terkontraksi 15,86 persen (mtm).

"Komoditas ekspor migas yaitu bahan bakar mineral, kalau nonmigas meliputi perhiasan, garam, belerang, kapur, daging dan produk olahannya, ikan, udang, dan lainnya," ujar dia.

Ia menyebut ada tiga negara tujuan ekspor terbesar, yaitu Tiongkok senilai 151,11 juta dolar AS atau 41,97 persen dari total ekspor periode Mei 2024 kemudian disusul Jepang 75,29 juta dolar AS, dan Korea Selatan 63,07 juta dolar AS.

Negara lain yang juga menjadi pangsa ekspor Papua Barat antara lain, Vietnam 35,31 juta dolar AS, Thailand 33,31 juta dolar AS, Hongkong 0,81 juta dolar AS, Papua Nugini 0,37 juta dolar AS, dan Amerika Serikat 0,28 juta dolar AS.

"Ekspor ke Tiongkok dan Jepang mengalami penurunan masing-masing 16,05 persen (mtm) dan 30,68 persen karena permintaan dari negara lain meningkat," jelas dia.

Pengiriman komoditas ekspor Papua Barat dilakukan melalui Pelabuhan Teluk Bintuni sebanyak 99,45 persen, kemudian Pelabuhan Manokwari, Pelabuhan Tanjung Perak, Pelabuhan Tanjung Priok, dan Bandara Soekarno-Hatta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.