Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Risma: Kemensos Siap Berikan Pemberdayaan Khusus bagi Komunitas di Kepulauan

📅 Senin, 01 Jul 2024, 13:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Risma: Kemensos Siap Berikan Pemberdayaan Khusus bagi Komunitas di Kepulauan Doc: kemensos.go.id

JAKARTA -Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini, mengatakan Kementerian Sosial siap untuk memberikan pelatihan pemberdayaan bagi komunitas masyarakat yang tinggal di berbagai kepulauan terpencil dan terpinggirkan.

"Ke depannya juga kami akan coba lakukan pada berbagai komunitas di daerah kepulauan yang sulit penanganannya kalau perorangan. Kami akan konsentrasi di daerah-daerah kepulauan yang bisa di-treatmentsecara kelompok begitu," kata Risma usai kegiatan Graduasi Pena Periode Mei 2024 di Pusat Pendidikan, Pelatihan dan Pengembangan (Pusdiklat) Kesejahteraan Sosial Kemensos, Jakarta, Jumat (28/6).

Adapun salah satu komunitas tersebut ialah masyarakat nelayan yang menurutnya perlu mendapatkan intervensi pelatihan pascapanen guna mempertahankan harga jual hasil laut tetap stabil.

Mensos menilai kerap kali nelayan harus menerima kondisi harga jual hasil tangkapan laut mereka menjadi jatuh murah karena terlalu banyak jumlahnya yang tidak didukung dengan ketersediaan pabrik es serta keahlian untuk mengolah berbagai hasil laut tersebut menjadi produk makanan.

Akibatnya, mereka terpaksa menjual murah sisa hasil tangkapan mereka yang mulai berkurang kualitas kesegarannya dari hari ke hari.

"Seringkali nelayan itu saat ikan berlimpah justru kesulitan menjual karena harga menjadi jatuh akibat ikannya berlimpah. Nah karena itu kami melatih istri-istrinya untuk bisa membuat pascapanennya. Kami ajari untuk mengolah menjadi produk-produk makanan. Di beberapa tempat itu kami juga buatkan pabrik es kecil," tutur Risma.

Tidak hanya itu, pihaknya juga berencana membuka lahan pertanian di beberapa wilayah di luar Pulau Jawa, khususnya di kepulauan terpencil dan terpinggirkan dengan menyiapkan sumber air dan sistem irigasi.

Sebagai informasi, Kementerian Sosial telah menggraduasi 3.415 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada periode bulan Mei 2024. Dengan penambahan itu, total KPM yang sudah digraduasi selama 2024 adalah 18.702.

Adapun pada tahun 2023, jumlah KPM yang digraduasi adalah 10.073, sehingga total KPM yang berhasil keluar dari garis kemiskinan dan keluar dari penerima bantuan sosial sebanyak 28.775. Jumlah tersebut jauh melampaui target tahun 2023-2024, yaitu sebanyak 16.000 KPM.Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Luar Negeri
Ford Dekat dengan Tiongkok,...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.