Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kebaya Persatukan Perempuan Indonesia dari Latar Belakang Berbeda

📅 Minggu, 30 Jun 2024, 10:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kebaya Persatukan Perempuan Indonesia dari Latar Belakang Berbeda Doc: ANTARA/HO-Kowani
Ket. Ketua Umum Kowani Giwo Rubianto Wiyogo saat menghadiri peragaan busana kebaya di Anjungan Sarinah, Jakarta pada Kamis (27/6/2024).

JAKARTA - Kongres Wanita Indonesia (Kowani) menyatakan bahwa kebaya memiliki kemampuan unik yang dapat mempersatukan seluruh pribadi perempuan Indonesia dari latar belakang yang berbeda-beda.

"Kebaya bukan sekadar lenggak-lenggok, tapi lebih dari itu kebaya merupakan alat pemersatu perempuan Indonesia," kata Ketua Umum Kowani Giwo Rubianto Wiyogo dalam keterangan resminya di Jakarta, Minggu (30/6).

Giwo menuturkan kebaya dapat dijadikan sebagai simbol persatuan yang dapat dipakai siapa saja, baik dari suku, ras, agama, pendidikan, dan aspek-aspek lainnya. Hal itu dapat dibuktikan dengan masyarakat yang sejak dulu sudah menggunakan kebaya sebagai salah satu pakaian dalam beraktivitas sehari-hari.

Misalnya, sebagai pakaian yang dikenakan di rumah, berkegiatan di sekolah, kantor maupun sekadar belanja ke pasar hingga acara-acara resmi lainnya.

Menurut Giwo, kebaya tidak pernah boleh dilupakan. Sebab, kehadirannya identik dengan perjuangan kemerdekaan Indonesia yang melahirkan banyak pejuang perempuan, seperti Malahayati, Kartini, hingga Rohana Kudus mengenakan kebaya.

Hal lain yang Giwo soroti adalah kebaya mampu memutar roda perekonomian bangsa. Berbagai acara UMKM yang menjual dan menampilkan kebaya di berbagai tempat lengkap dengan aksesorisnya, dapat memikat lebih banyak orang untuk melihat dan mengenakan kebaya.

"Maka dari itu, saya mengajak para perempuan untuk kembali mengenakan kebaya sebagai bagian jati diri perempuan Indonesia," ujar Giwo.

Sebagai salah satu upaya dalam rangka mendorong kebaya agar lebih dikenal, Giwo menjelaskan Kowani bersama dengan Persatuan Insan Kolintang (PINKAN) Indonesia dan komunitas kebayamenyelenggarakan peragaan busana berkebaya pada Kamis (27/6) di Anjungan Sarinah, Jakarta.

Peragaan busana yang diselenggarakan menyambut Hari Kebaya Nasional (HKN) 24 Juli 2024 tersebut, dihadiri perancang busana ternama Anne Avantie, Penasihat HKN 2024,Nanny Hadi Tjahjanto dan Ketua Umum PINKAN Indonesia Peni Mursetio.

Pelaksanaan HKN 2024 berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 19 Tahun 2023 tentang Hari Kebaya Nasional. Peringatan HKN juga upaya sinergi perempuan Indonesia dan di Asia Tenggara dalam mengajukan kebaya sebagai warisan budaya tak benda melaluijoint nomination ke UNESCO.

Penyelenggaraan HKN bertujuan memperkenalkan dan menggaungkan kembali kebaya sebagai bagian darisejarah perjuangan para perempuan Indonesia, meningkatkan wujud cinta, bangga pada identitas bangsa dan Tanah Air, melestarikan warisan budaya dengan menjadikan kebaya sebagai salah satu wadah kreativitas tanpa menghilangkan nilai pakem dari kebaya, serta menjadikan kebaya sebagai busana wanita yang dipakai dalam berbagai acara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.