Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IKM Kerajinan Logam Didorong Perluas Pasar

📅 Minggu, 30 Jun 2024, 17:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
IKM Kerajinan Logam Didorong Perluas Pasar Doc: ANTARA/Nirkomala
Ket. Ilustrasi - Seorang perajin logam di Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, sedang membuat kerajinan kaligrafi.

JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong perluasan pasar dan kapasitas industri kecil menengah (IKM) sektor kerajinan logam sehingga bisa meningkatkan daya saing industri tersebut di dalam negeri maupun secara global.

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin Reni Yanita dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, mengatakan, keharusan perluasan pasar tersebut guna menghadapi dinamika kondisi perekonomian dunia yang berpengaruh terhadap pasar ekspor.

Reni mengatakan untuk mewujudkan peningkatan daya saing itu, pihaknya telah melaksanakan berbagai rangkaian kegiatan pembinaan bagi IKM kerajinan logam, di antaranya pendampingan automasi proses produksi, seperti yang dilakukan di sentra kerajinan di Tumang, Boyolali, Jawa Tengah.

"Kami membantu mengatasi permasalahan proses produksi dalam hal pembentukan pattern atau tekstur pelat tembaga yang masih dikerjakan secara manual sehingga berdampak pada kurang efektifnya kinerja dan produktivitas para pekerja terutama untuk produk yang memiliki permintaan pasar besar," kata dia.

Menurut dia, program automasi yang dilakukan oleh pihaknya tersebut membantu para IKM di daerah Boyolali untuk bisa meningkatkan kapasitas produksi, mengoptimalkan waktu kerja, serta menurunkan kuantitas material yang terbuang. Sehingga hal itu dapat secara langsung menaikkan kapabilitas pelaku IKM kerajinan logam untuk melakukan ekspansi pasar baik di dalam negeri maupun internasional.

"Intervensi teknologi perlu dilakukan melalui otomasi proses produksi, yang dalam hal ini berupa mesin pembuat tekstur pelat tembaga, dengan harapan agar IKM Kerajinan Logam baik di Tumang maupun sentra kerajinan logam lain di seluruh Indonesia dapat memanfaatkan mesin tersebut dan beralih ke proses produksi kerajinan logam yang lebih efektif dan efisien," kata dia.

Adapun Kemenperin menyampaikan pada 2023 nilai tambah industri kreatif mencapai Rp1.414,8 triliun atau tumbuh 10,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang senilai Rp1.280,42 triliun.

Dari nilai tersebut, sektor fesyen dan kerajinan menjadi dua sektor yang memiliki kontribusi terbesar, kedua dan ketiga dengan total kontribusi hingga 33 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Kebakaran Meluas, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

2 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Kebakaran Meluas, Wisata Gu...
Nasional
MTQ Nasional XXXI Dibuka, M...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.