Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perkuat Kolaborasi, Uni Eropa Gandeng OMS Luncurkan Proyek Transisi Hijau

📅 Kamis, 27 Jun 2024, 13:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Kolaborasi, Uni Eropa Gandeng OMS Luncurkan Proyek Transisi Hijau Doc: ANTARA/Kuntum Riswan
Ket. (ki-ka) Deputi Bidang Politik, Hukum, Pertahanan, dan Keamanan, Bappenas, ?Bogat Widyatmoko, Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia Denis Chaibi dan Direktur Pusat Ilmu Pengetahuan Transdisiplin dan Keberlanjutan, Institut Pertanian Bogor (IPB) Damayanti Buchori, dalam Civil Society Forum 2024 di Jakarta, Kamis (27/6/2024).

Jakarta - Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia bersama Bappenas menggandeng Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) dalam meluncurkan empat proyek untuk mengakselerasi transisi hijau dan pembangunan berkelanjutan guna mendukung rencana pembangunan jangka menengah dan panjang Indonesia terkait transisi hijau.

"Kami melakukan hal ini berdasarkan sebuah rencana, berdasarkan konsultasi intensif dengan Indonesia, dan rencananya adalah memastikan bahwa lingkungan hidup di Indonesia secara keseluruhan memungkinkan organisasi masyarakat sipil untuk berperan," kata Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia Denis Chaibi dalam Civil Society Forum 2024 di Jakarta, Kamis.

Dubes Chaibi menuturkan bahwa hubungan Indonesia-Uni Eropa didasari pada pendekatan demokrasi yang inklusif, di mana kontribusi dari semua kalangan masyarakat sipil diterima. Sehingga, Uni Eropa, lanjutnya, bangga dapat bekerja sama dengan para organisasi masyarakat sipil di Indonesia untuk mendorong pembangunan berkelanjutan dan transisi hijau.

"Kami ingin memastikan bahwa OMS mempunyai kapasitas untuk memainkan peran, termasuk melalui jaringan dan aliansi. Kami telah melakukan hal ini selama lebih dari 16 tahun, dan sejauh ini kami telah berinvestasi pada masyarakat dan organisasi di Indonesia lebih dari 70 juta euro (Rp1,23 triliun)," ucapnya.

Chaibi menjelaskan bahwa proyek pertama seputar pembangunan dalam transisi energi dan pemanfaatan lahan berkelanjutan. Proyek yang berlangsung selama tiga tahun itu akan mendukung beberapa OMS mengimplementasikan proyek di di Jambi, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Tengah.

Proyek kedua, terkait perlindungan mata pencaharian hutan yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat adat dan masyarakat lokal (IPLC) di provinsi Jambi, Bengkulu, dan Sumatera Barat agar dapat melakukan pengelolaan hutan lestari secara inklusif.

Proyek ketiga, mengembangkan kapasitas OMS lokal untuk mendorong transisi hijau yang adil dan inklusif yang bertujuan untuk memperkuat jejaring OMS dengan pendekatan gender dan kepemudaan dalam transisi yang berkelanjutan.

Sedangkan proyek keempat membangun lingkungan yang mendukung masyarakat sipil yang diterapkan di Jawa, Kalimantan, dan Sumatera.

Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Politik, Hukum, Pertahanan, dan Keamanan, Bappenas,
?Bogat Widyatmoko menyampaikan perubahan iklim menimbulkan ancaman nyata terhadap planet, memperburuk bencana alam, mengancam keanekaragaman hayati, serta melemahkan penghidupan masyarakat yang rentan.

Stabilitas ekonomi masih berada dalam krisis dan menghambat upaya untuk mencapai pertumbuhan inklusif, serta meninggalkan kelompok marginal dalam risiko ketertinggalan. Namun, di balik tantangan tersebut, sambungnya, terdapat peluang untuk inovasi, kolaborasi, dan transformasi. Uni Eropa dan Indonesia mempunyai komitmen yang sama untuk mengatasi tantangan global.

Deputi Bogat juga menilai bahwa tantangan dan peluang global yang ada dalam upaya mencapai transisi ramah lingkungan dan pembangunan yang stabil memerlukan upaya kolaboratif dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk, organisasi masyarakat sipil.

"Melibatkan masyarakat sipil dan berperan penting dalam proses pembangunan sangat selaras dengan tujuan nasional Indonesia sebagaimana tercantum dalam rencana pembangunan jangka panjang dan rencana pembangunan menengah. Kami tahu bahwa masyarakat sipil dapat berkontribusi secara signifikan untuk mencapai tujuan kami," kata Deputi Bogat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

47 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
Luar Negeri
Thaksin Shinawatra Diberi P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.