Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korut Gagal Uji Misil Hipersonik

📅 Kamis, 27 Jun 2024, 02:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Korut Gagal Uji Misil Hipersonik Doc: AFP/Yonhap/South Korean Presidential Office
Ket. Kunjungi Kapal Induk l Presiden Korsel, Yoon Suk-yeol (tengah) saat mengunjungi kapal induk bertenaga nuklir AS, USS Theodore Roosevelt, yang sedang berlabuh di Pelabuhan AL Busan pada Selasa (25/6). Kapal induk AS ini rencananya akan diikutsertakan dalam latihan militer bersama antara AS, Korsel, dan Jepang, pada akhir Juni ini.

SEOUL - Korea Utara (Korut) telah melakukan uji coba misil hipersonik pada Rabu (26/6), namun peluncuran misil tersebut berakhir dengan ledakan di udara, kata seorang pejabat dari Kepala Staf Gabungan (JCS) Seoul.

Peluncuran misil hipersonik Korut pada pagi hari tersebut terjadi hanya beberapa jam setelah Pyongyang kembali mengirimkan balon-balon pembawa sampah ke arah selatan yang kali ini telah memaksa penghentian penerbangan selama tiga jam dari Bandara Incheon di Korea Selatan (Korsel).

"Misil tersebut diluncurkan dari suatu daerah di atau sekitar Pyongyang sekitar pukul 5.30 pagi dan badan intelijen Korsel dan AS sedang melakukan analisis terperinci," kata JCS dalam sebuah pernyataan.

Pejabat JCS mengatakan uji coba misil hipersonik berakhir dengan kegagalan setelah menempuh perjalanan sekitar 250 kilometer. "Asap yang lebih banyak dari biasanya tampaknya keluar dari misil tersebut, sehingga meningkatkan kemungkinan terjadinya masalah pembakaran," kata pejabat tersebut, seraya menambahkan bahwa misil tersebut mungkin ditenagai oleh bahan bakar padat.

Jepang juga mengkonfirmasi peluncuran tersebut dan penjaga pantainya mengatakan misil Korut tersebut jatuh di Laut Jepang yang juga dikenal sebagai Laut Timur.

"Kapal-kapal harap berhati-hati terhadap informasi yang datang dan jangan mendekat jika ada benda jatuh dan laporkan informasi relevan kepada penjaga pantai," kata Penjaga Pantai Jepang.

Peluncuran misil terakhir Korut sebelum uji coba yang gagal pada Rabu terjadi pada 30 Mei lalu ketika Seoul menuduh Pyongyang menembakkan sekitar 10 misil balistik jarak pendek.

Para analis berpendapat bahwa Korut yang memiliki senjata nuklir mungkin akan menguji dan meningkatkan produksi artileri dan misil jelajah sebelum mengirimnya ke Russia untuk digunakan di Ukraina.

Uji coba misil terbaru Korut dilakukan setelah Pyongyang meluncurkan ratusan balon pengangkut sampah ke arah selatan pada Senin (24/6) dan Selasa (25/6) lalu yang telah memicu serangkaian aksi saling balas kampanye propaganda di perbatasan.

Militer Korsel sebelumnya mengatakan bahwa balon-balon tersebut sebagian besar membawa limbah kertas yang tidak menimbulkan risiko keselamatan bagi masyarakat. "Namun gelombang terbaru balon Korut telah aktivitas di Bandara Internasional Incheon," kata seorang pejabat kepadaAFP.

Pyongyang tercatat telah mengirimkan lebih dari seribu balon yang membawa sampah sebagai pembalasan atas balon-balon propaganda yang mengkritik pemerintahan Kim Jong-un yang diterbangkan ke utara oleh para aktivis.

Sebagai tanggapan, Seoul telah sepenuhnya menangguhkan perjanjian militer yang mengurangi ketegangan dan memulai kembali beberapa siaran propaganda dari pengeras suara di sepanjang perbatasan.

Kapal Induk AS

Sementara itu pada Selasa lalu dilaporkan bahwa Presiden Yoon Suk-yeol telah mengunjungi kapal induk bertenaga nuklir Amerika Serikat (AS),USS Theodore Roosevelt, yang tiba di Korsel pada akhir pekan ini. Kapal induk AS itu berada di Busan, Korsel, untuk mengikuti latihan militer gabungan yang bertujuan melawan ancaman Korut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ada Penambahan Diskotek Baru di Surabaya

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.