Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

DKI Tawarkan Enam Aset Potensial untuk Dikerjasamakan

📅 Kamis, 27 Jun 2024, 15:50 WIB | Oleh:
DKI Tawarkan Enam Aset Potensial untuk Dikerjasamakan Doc: ANTARA/Khaerul Izan
Ket. Kepala Unit Pengelola Jakarta Asset Management Centre, Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPAD) DKI Ifan Mohamad Firmansyah memberi penjelasan saat menjadi narasumber pada acara Jakarta Investment Festival di Jakarta, Kamis (27/6).

Jakarta -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menawarkan sebanyak enam aset yang potensial untuk dikerjasamakan dengan pihak lain yakni mulai dari gelanggang olahraga (GOR) Bahtera hingga Taman Kota Rasuna Said.

"Ada enam aset yang menjadi prioritas kami, untuk dikerjasamakan dalam waktu dekat ini," kata Kepala Unit Pengelola Jakarta Asset Management Centre, Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPAD) DKI Ifan Mohamad Firmansyah di Jakarta, Kamis.

Menurut dia, enam aset yang potensial untuk dikerjasamakan tersebut terletak di Jakarta Utara berupa GOR Bahtera, GOR Bulungan, Graha Pejaten, Taman Kota Rasuna Saiddan Gedung Disparekraf Jakarta Selatan, serta Terminal Kampung Rambutan Jakarta Timur.

Ia menjelaskan bahwa aset tersebut memiliki keunggulan masing-masing, seperti GOR Bahtera yang berada di Jakarta Utara, yakni selain lokasinya strategis, juga bisa dijadikan sebagai pusat olahraga air, wisata, dan lain sebagainya.

Apalagi kata Ifan, lokasinya sangat strategis yaitu berada tidak jauh dengan Ancol, Jakarta Internasional Stadium (JIS) dan didukung dengan berbagai layanan moda transportasi umum.

"Begitu juga dengan aset lainnya, karena aset-aset ini berada di lokasi yang strategis," katanya.

Ia menambahkan dari ratusan aset milik Pemprov DKI Jakarta yang dimiliki dan nilainya mencapai Rp518 triliun sudah ada 183 aset yang dikerjasamakan dan sektor yang dilayani juga beragam seperti fasilitas pendidikan, rumah ibadah, olahraga, kesehatan dan lainnya

"Kami mempunyai 183 aset yang sudah dikerjasamakan dengan beberapa skema baik sewa, kerja sama pemanfaatan (KSP) serta kerja sama bangun guna serah (BGS)," ujarnya.

Pemprov DKI Jakarta terus berupaya meningkatkan kerja sama aset yang dimiliki karena dari total aset senilai Rp518 triliun hanya 0,7 persen yang telah dikerjasamakan dan sisanya masih dicarikan mitra.

"Aset terbanyak berupa tanah dengan total nilai Rp466 triliun, sisanya ada bangunan, jalan dan irigasi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Polisi Buru Pelaku Pencuria...
Ekonomi
Indonesia produksi beras te...

Pementasan prembon pada Pesta Kesenian Bali

40 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pementasan prembon pada Pes...

Upaya pengembangan komoditas hortikultura

40 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Upaya pengembangan komodita...

Tradisi pembuatan bubur Asyura

40 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan bubur Asyura

.Penindakan pakaian bekas impor ilegal

45 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
.Penindakan pakaian bekas i...
Nasional
Bakti kesehatan memperingat...

PT KAI: Pelanggan Kereta Imperial Naik 162,04 Persen

50 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI: Pelanggan Kereta Im...
Ekonomi
Ekspor mobil produksi dalam...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.