Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pendiri Wikileaks Dibebaskan dalam Kesepakatan dengan AS

📅 Selasa, 25 Jun 2024, 10:24 WIB | Oleh:

Dia dan pengacaranya telah lama menyatakan bahwa kasus yang menimpanya bermotif politik.

Pada bulan April, Presiden AS Joe Biden mengatakan sedang mempertimbangkan permintaan Australia untuk membatalkan tuntutan terhadap Assange.

Dalam kemenangannya pada bulan berikutnya, Pengadilan Tinggi Inggris memutuskan bahwa Assange dapat mengajukan banding baru terhadap ekstradisi ke AS, sehingga memungkinkan dia untuk menantang jaminan AS mengenai bagaimana persidangan prospektifnya akan dilakukan dan apakah hak kebebasan berpendapatnya akan dilanggar.

Setelah keputusan tersebut, istrinya Stella mengatakan kepada wartawan dan pendukungnya bahwa pemerintahan Biden "harus menjauhkan diri dari penuntutan yang memalukan ini".

Jaksa AS awalnya ingin mengadili pendiri Wikileaks itu atas 18 dakwaan - sebagian besar berdasarkan Undang-Undang Spionase - atas pengungkapan catatan rahasia militer AS dan pesan diplomatik terkait perang di Afghanistan dan Irak.

Wikileaks, yang didirikan Assange pada tahun 2006, mengklaim telah menerbitkan lebih dari 10 juta dokumen dalam apa yang kemudian digambarkan oleh pemerintah AS sebagai "salah satu kompromi informasi rahasia terbesar dalam sejarah Amerika Serikat".

Pada tahun 2010, situs tersebut menerbitkan video helikopter militer AS yang menunjukkan lebih dari selusin warga sipil Irak, termasuk dua reporter berita Reuters, terbunuh di Bagdad.

Salah satu kolaborator Assange yang paling terkenal, analis intelijen Angkatan Darat AS Chelsea Manning, dijatuhi hukuman 35 tahun penjara sebelum presiden saat itu Barack Obama meringankan hukumannya pada tahun 2017.

Assange juga menghadapi tuduhan terpisah atas pemerkosaan dan kekerasan seksual di Swedia, namun ia membantahnya.

Dia menghabiskan tujuh tahun bersembunyi di kedutaan Ekuador di London, mengklaim kasus Swedia akan membawanya ke Amerika.

Pihak berwenang Swedia membatalkan kasus ini pada tahun 2019 dan mengatakan sudah terlalu banyak waktu berlalu sejak pengaduan awal, namun pihak berwenang Inggris kemudian menahannya. Ia diadili karena tidak menyerahkan diri ke pengadilan untuk diekstradisi ke Swedia.

Bahkan di tengah perjuangan hukum yang sudah berlangsung lama, Assange jarang terlihat di depan umum dan selama bertahun-tahun dilaporkan menderita kesehatan yang buruk, termasuk stroke ringan di penjara pada tahun 2021.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

41 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
Luar Negeri
Thaksin Shinawatra Diberi P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.