Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Distribusi Elpiji Subsidi Diawasi Ketat

📅 Selasa, 25 Jun 2024, 10:12 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Distribusi Elpiji Subsidi Diawasi Ketat Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengawasi secara ketat penyaluran elpiji subsidi atau kemasasan 3 kilogram (kg). Kasus manipulasi isi subsidi temuan Kementerian Perdagangan (Kemendag) beberapa waktu lalu menjadi pelajaran penting.

"Untuk Pendistribusian Elpiji Tabung 3 Kg dimaksud, Kementerian ESDM melalui Direktorat Jenderal Migas berkomitmen untuk mengawasi supaya tepat sasaran dan tepat isi," ujar Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Mustika Pertiwi di Jakarta, Senin (24/6).

Ketersediaan Elpiji Tabung 3 Kg sebagai barang penting dalam jumlah yang cukup, mutu yang baik, dan harga yang terjangkau wajib dikendalikan oleh Pemerintah dan Pemerintah Daerah, sebagaimana amanah Pasal 25 ayat (1) UU Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan.

Mustika menambahkan pengawasan atas penyediaan dan pendistribusian isi ulang elpiji tabung 3 kg dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Migas bersama dengan kementerian/ lembaga (K/L) terkait, seperti Direktorat Metrologi dan Direktorat Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting Kementerian Perdagangan, serta Ombudsman RI, Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan, Badan Kebijakan Fiskal, dan Kemenko PMK.

Selain itu pengawasan bersama juga dilakukan dengan melibatkan Pemerintah Daerah.

"Pengawasan terhadap pengisian Elpiji Tabung 3 Kg di SP(P)BE dilakukan dalam rangka memastikan berat bersih Elpiji Tabung 3 Kg memenuhi ketentuan Barang Dalam Keadaan Terbungkus (BDKT), sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 31/M-DAG/PER/10/2011," jelas Mustika.

Verifikasi Gain

Selain itu, pihaknya juga melaksanakan verifikasi atas nilai gain pada seluruh SP(P)BE yang melakukan pengisian elpiji tabung 3 kg, dan total nilai gain pada SP(P)BE untuk periode Januari-Mei 2024 sebesar 95,4 miliar rupiah yang tidak dibayarkan subsidinya," ucap Mustika.

Adapun Gain merupakan faktor koreksi (pengurang) pembayaran subsidi elpiji tabung 3 kg, kepada PT Pertamina (Persero) selaku Badan Usaha Penugasan Penyediaan dan Pendistribusian isi ulang elpiji tabung 3 kg.

Akhir pekan lalu, Ditjen Migas dan Pertamina bersama Ombudsman meninjau kegiatan penyediaan dan pendistribusian LPG tabung 3 kg di Sub Penyalur dan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Sleman, DI Yogyakarta pada 21 Juni lalu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.