Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Russia Salahkan AS atas Serangan Rudal Mematikan di Krimea

📅 Senin, 24 Jun 2024, 09:24 WIB | Oleh: Tim Penulis
Russia Salahkan AS atas Serangan Rudal Mematikan di Krimea Doc: AFP/Stringer
Ket. Foto arsip pinggir laut Sevastopol, Krimea diambil pada 27 November 2023.

MOSKOW - Russia pada hari Minggu (23/6) mengatakan Amerika Serikat bertanggung jawab atas serangan rudal Ukraina di wilayah Krimea, yang menewaskan empat orang, termasuk dua anak-anak, dan melukai lebih dari 100 orang.

Sebuah rudal meledak di atas kawasan pantai kota Sevastopol, menembakkan pecahan peluru ke arah orang-orang yang sedang bersantai di sana, kata para pejabat yang ditunjuk Russia.

Kementerian Pertahanan Russia mengatakan Washington dan Kyiv bertanggung jawab atas serangan rudal yang disengaja terhadap warga sipil, yang dikatakan menggunakan rudal ATACMS yang dipasok AS.

Gubernur Sevastopol Mikhail Razvozhayev awalnya mengatakan dalam video Telegram bahwa serangan tersebut telah menewaskan tiga anak-anak dan dua orang dewasa, dan melukai hampir 120 orang.

Dia kemudian merevisi jumlah korban tewas menjadi empat orang dan 151 orang memerlukan perawatan medis, 82 di antaranya dirawat di rumah sakit.

Presiden Russia Vladimir Putin telah menelepon untuk "menyampaikan belasungkawa", Razvozhayev menambahkan.

Kota pelabuhan Laut Hitam dan pangkalan angkatan laut di semenanjung Krimea dianeksasi oleh Russia pada tahun 2014 tetapi masih diakui secara internasional sebagai bagian dari Ukraina.

Sevastopol sering mendapat kecaman dari Ukraina, namun serangan hari Minggu ini sangat mematikan. Razvozhayev mengatakan serangan itu melanda Uchkuyevka, sebuah daerah dengan pantai berpasir dan hotel.

Video yang diposting di media sosial menunjukkan orang-orang berlarian dari pantai ketika ledakan terjadi dan orang-orang yang mengenakan pakaian renang membawa tandu. AFP tidak dapat memverifikasi keasliannya.

Saluran berita lokal di Telegram, ChP Sevastopol, mengutip para saksi yang mengatakan bahwa seorang wanita tua terbunuh saat dia berenang di laut.

Washington mengatakan pada bulan April bahwa mereka telah menyediakan sistem rudal ATACMS jarak jauh ke Kyiv, yang telah lama mendesak sekutunya untuk menyediakan senjata yang memungkinkannya menyerang Russia lebih jauh dari garis depan.

Baik Amerika Serikat maupun Ukraina tidak mengomentari serangan di Sevastopol.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Kebakaran Meluas, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

3 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Kebakaran Meluas, Wisata Gu...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.