Umur Panjang Ditentukan oleh Genetik atau Gaya Hidup? Ini Jawabannya
📅 Jumat, 21 Jun 2024, 14:41 WIB | Oleh: Tim PenulisSaat ini, belum ada data komprehensif untuk memeriksa peranan gen dan gaya hidup dalam menentukan panjang umur seseorang. Namun, beberapa studi yang telah didiskusikan pada tulisan ini telah menunjukkan bahwa orang-orang yang dianugerahi "gen panjang umur" (misalnya APOE2) memang memiliki umur yang lebih panjang dan sehat apapun gaya hidup yang mereka jalani.
Meski demikian, jumlah mereka sangatlah kecil (sekitar 1-2%) dalam populasi. Anugerah umur panjang dan sehat yang dialami oleh Helen dan 700 centenarian lainnya yang menjadi subjek penelitian Nir Barzilai tampaknya bersifat kasuistik.
Kualitas kesehatan dan panjangnya umur sebagian besar dari kita tetap sangat ditentukan oleh gaya hidup. Bahkan, ketika kita memiliki gen yang meningkatkan risiko berbagai penyakit, efek buruk gen tersebut tetap dapat kita cegah dengan bergaya hidup sehat.
Mengingat sebagian besar dari kita membawa gen netral (APOE3), peranan gaya hidup menjadi semakin penting dalam menentukan tingkat kesehatan dan angka harapan hidup kita.![]()
Sebaiknya Anda baca juga:
Rais Reskiawan, Post Doctoral Researcher at Buck Institutue for Research on Aging and Lecture at Faculty of Medicine, Universitas Hasanuddin
Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!