Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

SD Perdana Sukamara Dorong Siswa Berwawasan Luas

📅 Jumat, 21 Jun 2024, 03:13 WIB | Oleh:
SD Perdana Sukamara Dorong Siswa Berwawasan Luas Doc: Koran Jakarta/M.Ma'ruf
Ket. MEDIA BRIEFING l (Kanan ke kiri) Head of Implementation Putera Sampoerna Foundation (PSF), Agastya Yogaswara, Kepala Sekolah SD Perdana Sukamara, Krisdiana, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sukamara, Abu Thalib, serta perwakilan PT Sampoerna Agro, dalam Media Briefing, di Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah, Kamis (20/6).

JAKARTA - Kepala Sekolah SD Perdana Sukamara, Krisdiana, mengatakan, pihaknya mendorong siswa berwawasan luas. Hal tersebut merupakan bagian dari implementasi Kurikulum Merdeka.

"Dengan Kurikulum Merdeka, guru ditantang melakukan perubahan. Dengan demikian, anak tidak hanya tahu lingkungan sekitarnya saja, tapi juga hal-hal global," ujar Krisdiana, dalam Media Briefing, di Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah, Kamis (20/6).

Dia mengatakan, Kurikulum Merdeka memberikan dampak luar biasa terhadap siswa melalui Program Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Siswa juga diarahkan untuk mengenal permasalahan di lingkungan sekitar sekolah.

"Awalnya saya berpikir guru dengan pengalaman banyak dan ada di kota yang bisa mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Sedangkan bagaimana kami yang di pedalaman. Untungnya ada Putera Sampoerna Foundation (PSF) menerangkan Kurikulum Merdeka menyesuaikan kondisi sekolah," jelasnya.

Minat Bakat

Krisdiana mengungkapkan, pihaknya juga berupaya menggali minat dan bakat siswa. Terkait hal tersebut pihaknya didukung PSF serta PT. Sampoerna Agro untuk melakulan pemetaan minat dan bakat siswa.

Dia menyebut, ada tiga kegiatan minat bakat siswa yaitu sains eksperimen, english club, serta seni tari tradisional dan modern. Karya-karya para siswa kemudian ditampilkan dalam kegiatan Festival dan Pameran Siswa. "Setelah diterapkan dan berhasil membawa anak-anak ke tingkat belajar lebih bersemangat dan prestasi meningkat, kemudian kami mengajak banyak sekolah untuk terlibat," ucapnya.

Head of Implementation PSF, Agastya Yogaswara, menuturkan, salah satu program pendampingan di SD Perdana yaitu pengembangan ekstrakurikuler. Menurutnya, selama ini ekstrakurikuler mulai kehilangan makna karena tidak dinilai dan hanya sebatas mengisi waktu siswa saja.

"Kita kembalikan kegiatan jadi intra dan ekstra dengan melihat minat siswa apa. Guru mencoba mengorganisir minat siswa agar menghasilkan siswa yang diharapkan orang tua serta memiliki IQ dan EQ yang sesuai," ucapnya.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sukamara, Abu Thalib, mengapresiasi PSF yang sudah mengimbaskan pelatihan kepada lebih dari 700 guru atau sekitar 50 persen guru di Sukamara. Dia memastikan pihaknya akan mendukung keberlanjutan program.

"Kalau ada perubahan yang harus kita anggarkan bisa kita lakukan. Kita kurangi pembelanjaan modal agar bisa lebih fokus ke peningkatan mutu," tuturnya. ruf/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.