Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Imbau Warga NTB Waspada Kekeringan Meteorologis

📅 Jumat, 21 Jun 2024, 09:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG Imbau Warga NTB Waspada Kekeringan Meteorologis Doc: ANTARA /Ahmad Subaidi
Ket. Foto udara kawasan persawahan yang mengering di wilayah Lombok Timur, NTB, Rabu (12/6/2024).

MATARAM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau warga agar tetap waspada terhadap kekeringan meteorologis pada musim kemarau 2024 di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Berdasarkan analisis dan prediksi curah hujan dasarian, terdapat indikasi kekeringan meteorologis sebagai dampak dari kejadian hari kering berturut-turut dengan indikator hari tanpa hujan," kata Prakirawan BMKG NTB Angga Permana dalam keterangan tertulisnya di Mataram, Jumat (21/6).

BMKG menyatakan untuk potensi kekeringan dengan status Siaga terjadi di wilayah Kabupaten Dompu (Kecamatan Kilo dan Pajo), Kabupaten Bima (Kecamatan Belo, Lambitu, Palibelo), Kota Bima (Kecamatan Raba), Lombok Barat (Kecamatan Lembar), Sumbawa (Kecamatan Labuhan Badas, Sumbawa, Unter Iwes), dan Sumbawa Barat (Kecamatan Jereweh).

"Saat ini seluruh wilayah NTB sudah memasuki musim kemarau. Masyarakat NTB diimbau agar dapat menggunakan air secara bijak, efektif, dan efisien," katanya.

Hasil Monitoring ENSO(El Nino-Southern Oscillation) terakhir, kata dia, menunjukkan Indeks ENSO (+0.19) terpantau berada pada kondisi netral. Prediksi indeks ENSO akan beralih menuju La Nina mulai periode Juli-Agustus-September (JAS) 2024.

Sedangkan nilai anomali SST(Sea Surface Temperature) atau suhu permukaaanair laut di Samudera Hindia menunjukkan nilai IOD(Indian Ocean Dipole) Netral (-0.21) dan diprediksi IOD Positif akan berlangsung Juli hingga Oktober 2024 dan kembali Netral hingga akhir tahun 2024.

Aliran masa udara wilayah Indonesia bagian selatan, termasuk NTB, sudah didominasi angin timuran. Update terakhir MJO(Madden Julian Oscillation) terpantau tidak aktif di wilayah Indonesia dan diprediksi tetap tidak aktif hingga awal Juli 2024.

"Aktifnya MJO berkaitan dengan potensi peningkatan awan hujan di beberapa wilayah Indonesia termasuk wilayah NTB," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.