Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Presiden Xi Bertekad Terus Berantas Korupsi di Militer

📅 Jumat, 21 Jun 2024, 02:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Presiden Xi Bertekad Terus Berantas Korupsi di Militer Doc: AFP/TINGSHU WANG
Ket. Presiden Tiongkok, Xi Jinping.

BEIJING - Presiden Xi Jinping mengatakan bahwa terdapat masalah pelik dan mendalam dalam politik, ideologi, gaya kerja, serta disiplin militer Tiongkok. Pernyataan Presiden Xi itu dilaporkan media pemerintah,CCTV, pada Rabu (19/6) di tengah upaya pemberantasan korupsi di tubuh militer yang sedang berlangsung.

"Tidak boleh ada tempat persembunyian bagi elemen korup di angkatan bersenjata," kata Xi seperti dikutip pada konferensi kerja politik militer pekan ini di kota barat laut Yanan, yang merupakan basis pendiri Partai Komunis Tiongkok.

"Kader di semua tingkatan, terutama kader senior, harus tampil berani mengesampingkan gengsi dan mengungkap kekurangannya. Mereka harus melakukan refleksi diri secara mendalam, melakukan perbaikan yang sungguh-sungguh, menyelesaikan masalah hingga ke akar pemikiran mereka," imbuh Presiden Tiongkok itu saat pidato utama di hadapan kader militer.

Ujian politik yang saat ini dihadapi oleh Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) menurut Xi amat rumit dan kompleks, serta situasi nasional, situasi partai dan situasi militer semuanya mengalami perubahan yang kompleks dan mendalam.

Xi juga berjanji untuk memperkaya perangkat untuk menghukum korupsi jenis baru dan korupsi tersembunyi serta memperkuat pengawasan terhadap kader senior. Militer Tiongkok sebelumnya telah menjalani pemberantasan korupsi secara besar-besaran sejak tahun 2023, dengan sembilan jenderal PLA dan setidaknya empat eksekutif industri pertahanan dirgantara dicopot dari badan legislatif nasional hingga saat ini, termasuk dari petinggi pasukan roket strategis PLA yang mengawasi misil taktis dan nuklir. Sejumlah bos industri pertahanan lainnya bahkan telah dipecat dari badan penasihat politik negara tersebut.

Nama mantan Menteri Pertahanan Tiongkok, Li Shangfu, dikeluarkan dari situs Komisi Militer Pusat, badan komando militer tertinggi partai, pada Februari setelah ia dicopot dari jabatannya tanpa penjelasan pada Oktober. Kantor beritaReutersmelaporkan bahwa Li sedang diselidiki karena korupsi pengadaan peralatan militer.

Kampanye pemberantasan korupsi ini dinilai merupakan kemunduran bagi Xi, yang telah menghabiskan miliaran dollar untuk membeli dan mengembangkan peralatan sebagai bagian dari upaya modernisasi untuk membangun militer kelas dunia pada tahun 2050, seiring dengan meningkatnya ketegangan militer di Laut Tiongkok Selatan (LTS) dan Selat Taiwan. ST/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

36 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.