Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Filipina Beberkan Kebrutalan Pelaut Tiongkok Saat Bentrokan

📅 Jumat, 21 Jun 2024, 02:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Filipina Beberkan Kebrutalan Pelaut Tiongkok Saat Bentrokan Doc: AFP/ARMED FORCES OF THE PHILIPPINES-PUBLIC AFFAIRS
Ket. Cuplikan gambar dari rekaman video yang dirilis kantor Humas Militer Filipina memperlihatkan personel Penjaga Pantai Tiongkok sedang menghunuskan pisau saat terjadi bentrokan dengan kapal Filipina dekat Second Thomas Shoal di LTS pada Senin (17/6) lalu.

MANILA - Pelaut Penjaga Pantai Tiongkok mengacungkan pisau, kapak, dan senjata lainnya dalam bentrokan dengan kapal Angkatan Laut Filipina di dekat terumbu karang strategis di Laut Tiongkok Selatan (LTS). Hal itu terungkap setelah Manila merilis rekaman baru dari bentrokan itu pada Rabu (20/6) malam.

Bentrokan itu terjadi pada Senin (17/6) lalu ketika pasukan Filipina berusaha untuk mengirimkan pasokan ke anggota marinir yang ditempatkan di kapal perang usang yang sengaja dikandaskan di Second Thomas Shoal yang disengketakan pada tahun 1999 untuk menegaskan klaim teritorial Manila.

Bentrokan ini adalah yang terbaru dari serangkaian konfrontasi yang meningkat antara kapal Tiongkok dan Filipina dalam beberapa bulan terakhir ketika Beijing meningkatkan upayanya untuk memaksakan klaimnya atas wilayah yang disengketakan.

Panglima militer Filipina, Jenderal Romeo Brawner, mengatakan awak kapal Filipina yang kalah jumlah tidak bersenjata dan bertempur dengan tangan kosong.

"Seorang pelaut Filipina kehilangan ibu jarinya dalam bentrokan tersebut ketika Penjaga Pantai Tiongkok menyita atau menghancurkan peralatan Filipina termasuk senjata," menurut militer Filipina.

Rekaman baru konfrontasi yang dirilis oleh militer Filipina pada Rabu malam menunjukkan perahu-perahu kecil yang diawaki oleh pelaut Tiongkok berteriak, mengacungkan pisau dan menggunakan tongkat untuk memukul perahu karet ketika sirine berbunyi.

Rekaman bentrokan di Manila sangat berbeda dengan foto yang dirilis oleh media pemerintah Beijing pada Rabu, yang tidak menunjukkan pasukan Tiongkok memegang senjata.

Ketika ditanya tentang video tersebut pada Kamis (20/6), juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Lin Jian, mengatakan bahwa pernyataan Manila mengenai bentrokan tersebut adalah tuduhan palsu yang mengacaukan.

Lin dalam pernyataannya pun menyalahkan Filipina atas konfrontasi tersebut, dengan mengatakan bahwa mereka telah meningkatkan ketegangan dan menuduh Filipina menabrak kapal Tiongkok.

"Kapal-kapal Filipina itu sebenarnya tak semata berusaha menyelundupkan bahan-bahan bangunan, tetapi juga mencoba menyelundupkan peralatan militer," ucap Lin.

Namun dalam klip rekaman yang dibagikan oleh Manila, seorang pelaut Tiongkok yang berdiri di dek salah satu kapal terlihat jelas sedang mengacungkan kapak. Klip rekaman lainnya bahkan menunjukkan seorang pelaut penjaga pantai Tiongkok memukul perahu karet dengan tongkat dan pelaut lainnya terlihat menusuk perahu karet dengan pisau.

"Di tengah konfrontasi yang penuh kekerasan ini, Penjaga Pantai Tiongkok juga menggunakan gas air mata, memperparah kekacauan dan kebingungan, sambil terus membunyikan sirine untuk semakin mengganggu komunikasi," tulis keterangan dalam klip rekaman tersebut.

Situasi Berbahaya

Menanggapi bentrokan terbaru ini, para analis mengatakan Beijing telah meningkatkan konfrontasi dengan Filipina dalam upaya menghalau Filipina keluar dari LTS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

59 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.