Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kerusakan 4.000 Rumah Terdampak Erupsi Gunung Ruang Diverifikasi

📅 Kamis, 20 Jun 2024, 13:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kerusakan 4.000 Rumah Terdampak Erupsi Gunung Ruang Diverifikasi Doc: ANTARA/Andri Saputra
Ket. Personel Basarnas Manado mengevakuasi warga terdampak erupsi Gunung Ruang di Pulau Ruang, Kabupaten Kepulauan Sitaro.

MANADO - Sebanyak 4.000 rumah di Pulau Tagulandang, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara (Sulut), terdampak erupsi Gunung Ruang, di Pulau Ruang, diverifikasi tingkat kerusakannya.

"Kepala BNPB ketika berkunjung ke posko pengungsi di Apengsala sudah menyampaikan bahwa pemerintah melalui BNPB akan menanggulangi perbaikan rumah yang rusak itu," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Sitaro Denny Kondoj di Manado, Kamis (20/6).

Namun, menurut dia, sebelum diberikan bantuan maka tim dari BNPB bersama akademisi melakukan verifikasi untuk memastikan kategori tingkat kerusakannya.

"Masih kita tunggu hasil verifikasinya," ujar Denny.

Dia menyebutkan, apabila tingkat kerusakan tergolong berat maka akan mendapatkan bantuan sebesar Rp60 juta, rusak sedang sebesar Rp30 juta, dan rusak ringan sebesar Rp15 juta.

Menurut dia, rumah dengan tingkat kerusakan kategori berat dapat dipastikan berada di Pulau Ruang di mana Desa Laingpatehi dan Desa Pumpente berada.

"Warga dua desa di Pulau Ruang tersebut sudah pasti tidak bisa kembali ke sana. Mereka akan direlokasi," ujarnya.

Oleh karena itu, kata Denny, saat ini verifikasi tingkat kerusakan semuanya difokuskan bagi rumah-rumah penduduk yang tinggal di Pulau Tagulandang, berdekatan dengan Pulau Ruang.

"Tingkat kerusakan rumah penduduk di Pulau Tagulandang rata-rata sedang, tetapi umumnya ringan. Nah, kita masih menunggu hasil verifikasi berapa yang rusak sedang dan berapa yang rusak ringan," katanya.

Gunung Ruang meletus tanggal 16 April 2024 setelah terjadi peningkatan aktivitas vulkanik signifikan.

Dua pekan berikutnya setelah erupsi perdana gunung yang berada di Pulau Ruang tersebut meletus tanggal 30 April 2024.

Letusan saat itu lebih dahsyat dari letusan perdana. Warga Desa Pumpente dan Laingpatehi bersama warga di Pulau Tagulandang dievakuasi keluar menuju Kota Manado, Kota Bitung, Kabupaten Minahasa Utara, dan Kabupaten Minahasa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Kebakaran Meluas, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

2 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Kebakaran Meluas, Wisata Gu...
Nasional
MTQ Nasional XXXI Dibuka, M...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.