Inggris Kontra Denmark Bakal Sengit
📅 Kamis, 20 Jun 2024, 13:39 WIB | Oleh: Tim PenulisDalam kata lain, lebih dari separuh skuad yang bakal diturunkan Gareth Southgate dan Kasper Hjulmand sama-sama berpengalaman turun dalam pertandingan Inggris versus Denmark tiga tahun lalu. Dalam kata lain, mereka sudah mengenal satu sama lain.
Ini akan menjadi faktor yang bisa menentukan hasil akhir pertandingan.
Tapi apakah Inggris akan kembali menang dan Denmark akan kembali kalah, akan ditentukan lebih dari sekadar catatan di masa lalu itu, termasuk dukungan Dewi Fortuna.
Duel Lini tengah
Sebaiknya Anda baca juga:
Walaupun begitu, baik Southgate maupun Hjulmand kemungkinan tidak akan mengubah formasi timnya masing-masing, termasuk susunan sebelas pemain pertama dari yang skuad yang mereka turunkan dalam pertandingan pertama Euro 2024 yang dijalani kedua tim.
Southgate akan tetap memasang kuartet serang yang dua diantaranya turut menciptakan bencana di daerah pertahanan Denmark tiga tahun lalu, yakni Harry Kane dan Bukayo Saka.
Kane akan menjadi ujung tombak di depan penyerang kedua Jude Bellingham, sedangkan Saka menempati sayap kanan serangan Inggris yang berseberangan dengan Phil Foden di sebelah kiri.
Sebaiknya Anda baca juga:
Keempatnya akan konstan meneror tiga bek tengah Denmark, yakni Vestergaard, Andreas Christensen, dan Andersen. Hanya Andersen yang tak berada dalam skuad Denmark ketika Harry Kance cs dua kali menjebol gawang Denmark pada semifinal Euro 2020.
Di lapangan tengah, dua bek sayap Denmark yang ditempatkan lebih sejajar dengan dua gelandang tengah mereka, akan bertarung memperebutkan dominasi lapangan tengah.
Itu artinya, Hojbjerg kembali bertarung dengan Declan Rice seperti tiga tahun lalu. Sedangkan Kyle Walker yang juga pernah melawan Denmark dalam ajang Euro tiga tahun lalu, akan bertarung menguasai sisi sayap, bersama Kieran Trippier, menghadapi duet fullback Denmark, Alexander Bah dan Rasmus Kristensen.
Sebaliknya, bek tengah John Stones yang kali ini didampingi Marc Guehi dari Crystal Palace akan berusaha menghalau trisula serangan Denmark yang diperkuat dua pemain Manchester United, Rasmus Hojlund dan Christian Eriksen. Tiga tahun lalu Eriksen kolaps karena serangan jantung sehingga tak melanjutkan turnamen sampai akhir.
Gambaran yang bisa didapat dari struktur bermain dan riwayat pertemuan itu semua, adalah bahwa laga ini akan menjadi ajang memperebutkan supremasi di semua lini, yang menentukan ke mana pendulum kemenangan berayun.
Tapi Inggris lebih diunggulkan memenangkan pertandingan ini, walau hasil seri juga besar tapi mungkin tak akan lebih besar dari peluang Denmark memenangkan laga ini.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!