Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerak Cepat, Basarnas Kendari Kerahkan Tim Cari Nelayan yang Tenggelam di Luwu Timur

📅 Rabu, 19 Jun 2024, 00:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, Basarnas Kendari Kerahkan Tim Cari Nelayan yang Tenggelam di Luwu Timur Doc: Antara/HO-Basarnas Kendari
Ket. Persiapan tim SAR untuk mencari korban.

Kendari - Basarnas Kendari mengerahkan Tim Penyelamat Unit Siaga SAR Luwu Timur untuk mencari seorang nelayan yang tenggelam di Danau Towuti, Desa Wasubonti, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur (Lutim) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

Kepala Basarnas Kendari Amiruddin di Kendari, Selasa, mengatakan bahwa nelayan tersebut bernama Muhaddas (50), yang merupakan warga Desa Bantilang. Dia dilaporkan hilang oleh kepala desa setempat pada pukul 18.43 WITA.

"Kami menerima informasi dari Bapak Iqbal Kades Bantilang, yang melaporkan telah terjadi kondisi membahayakan manusia terhadap satu orang nelayan yang tenggelam di Danau Towuti," kata Amiruddin.

Ia menyebutkan bahwa berdasarkan laporan tersebut, pihaknya kemudian memberangkatkan Tim Penyelamat Unit Siaga SAR Luwu Timur, yang masih merupakan wilayah kerja Basarnas Kendari, menuju lokasi yang dilaporkan di Danau Towuti.

"Jarak tempuh Danau Towuti dengan Unit Siaga SAR Luwu Timur, sekitar 82 kilometer," ujarnya.

Saat tiba di lokasi, lanjut Amiruddin, tim penyelamat itu bersama-sama dengan PMI Luwu Timur, masyarakat sekitar, dan keluarga korban langsung melakukan penyisiran danau untuk mencari korban.

"Alat yang digunakan dalam pencarian, antara lain mobil penyelamat, perahu karet, peralatan selam, palsar medis, palsar evakuasi, peralatan komunikasi, dan peralatan pendukung keselamatan lainnya," jelas Amiruddin.

Amiruddin juga mengungkapkan bahwa informasi hilangnya korban bermula saat dia pergi keluar untuk mencari ikan menggunakan perahu miliknya pada pagi hari. Kemudian, sekitar pukul 13.00 WITA, perahu korban ditemukan oleh warga yang melintas di daerah Pulau Wasubonti, Danau Towuti.

"Perahu korban ditemukan dengan kondisi tanpa awak, dan hanya ditemukan saja ikan hasil pancingan korban, HP, dan pakaian milik korban. Pencarian telah dilakukan dengan hasil nihil," tambah Amiruddin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.