Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pembalap Formula 1 Lewis Hamilton Ikut Andil di Belakang Layar Dokumenter 'Motorcycle Mary'

📅 Selasa, 18 Jun 2024, 18:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pembalap Formula 1 Lewis Hamilton Ikut Andil di Belakang Layar Dokumenter 'Motorcycle Mary' Doc: ANTARA/Instagram/lewishamilton
Ket. Lewis Hamilton

JAKARTA - Bintang kejuaraan balap mobil dunia Formula One (F1), Lewis Hamilton, ikut andil di belakang layar produksi film dokumenter tentang kehidupan legenda perempuan pembalap motor Mary McGee, Motorcycle Mary (2024) sebagai produser eksekutif.

Dalam laporan Rideapart, Mary disebut sebagai perempuan pertama yang membalap sepeda motor di AS, membuka pintu bagi lebih banyak perempuan untuk memasuki olah raga yang dulunya, dan hingga saat ini, masih didominasi oleh pria.

"Lewis Hamilton membantu memproduksi film dokumenter tentang Motorcycle Mary McGee Anda harus tahu namanya," demikian judul laporan tersebut yang dilansir di Jakarta, Senin (17/6).

Film dokumenter berdurasi 22 menit itu juga telah diakuisisi oleh ESPN Films menjadi bagian dari katalog film pendek yang bertajuk 30 to 30.

Selain melibatkan Lewis yang memiliki rekor juara dunia F1 tujuh kali, film itu juga diproduksi secara eksekutif oleh pemenang Oscar dua kali, Ben Proudfoot.

"Kisah Mary McGee bukan hanya bukti keterampilan dan ketekunannya yang luar biasa, namun juga inspirasi bagi semua orang yang berani mendobrak hambatan," kata Wakil Presiden dan Produser Eksekutif ESPN Films, Marsha Cooke.

"Motorcycle Mary mencerminkan semangat gigihnya dan warisan luar biasa yang ia tinggalkan di dunia olahraga motor, dan kami berharap dapat segera menghadirkannya ke audiens ESPN," imbuh dia.

Film itu menampilkan sorotan dari kehidupan dan karier balap Mary McGee, yang lahir di Alaska pada malam Perang Dunia II. Kecintaan Mary pada balap pertama kali muncul pada dunia balap mobil, di mana ia mengungguli kompetitor prianya. Lalu ia beralih ke dunia balap motor, Mary menjadi perempuan pertama di AS yang melakukan hal tersebut. Dan pada saat itu, ia harus menghadapi tidak hanya persaingan yang ketat, namun juga stereotip gender dan seksisme. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.