Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bekasi Hasilkan Pendapatan Rp1 Triliun

📅 Selasa, 18 Jun 2024, 04:00 WIB | Oleh:
Bekasi Hasilkan Pendapatan Rp1 Triliun Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Kepala Badan pendapatan daerah Kabupaten Bekasi Ani Gustini.

BEKASI - Meski belum mencapai separuh dari target, pencapaian pendapatan pajak Kabupaten Bekasi 1 triliun rupiah hingga Mei, dinilai cukup tinggi. Tahun ini Kabupaten Bekasi menargetkan pendapatan pajak 2,67 triliun rupiah.

Badan pendapatan daerah (Bapenda) Kabupaten Bekasi, mengatakan ini baru setara 37,63 persen. "Capaian penerimaan daerah ini berkat kerja keras seluruh jajaran di lapangan yang terus menggali potensi pajak," kata Kepala Bapenda Kabupaten Bekasi Ani Gustini di Cikarang, Minggu.

Ia mengatakan penerimaan pendapatan daerah itu berasal dari sektor Pajak Barang Jasa Tertentu (PBJT) terdiri atas pajak hotel, restoran, jasa listrik, jasa kesenian, dan hiburan senilai 336 miliar atau 47 persen dari target sektor tersebut. Kemudian dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) senilai 448 miliar. Ini setara 40 persen dari target PBB tahun ini. Ani menyebut ada total tujuh sektor pajak dengan target penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bervariasi.

Ketujuh sektor pajak itu meliputi PBJT dengan target setahun sebesar 711 miliar, pajak reklame ditarget 25 miliar, dan pajak air tanah 13 miliar. Lalu pajak sarang burung walet 2 juta, pajak mineral bukan logam dan batuan 3 miliar, PBB P2 senilai 750 miliar. Selanjutnya bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) 1,169 triliun.

"Kami satukan terlebih dahulu supaya para jajaran kompak. Sebab dengan kekompakan kerja bersama, saling mendukung demi program kerja, saya pastikan bisa mengejar target PAD sesuai harapan," katanya.

Verifikasi Lapangan

Sebelumnya, Bapenda Kabupaten Bekasi mengerahkan segenap jajaran untuk melakukan verifikasi lapangan sebagai upaya optimalisasi penagihan piutang Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan senilai 1 triliun. Ani Gustini mengatakan seluruh tim Bapenda telah ditugaskan turun ke lapangan untuk memverifikasi piutang PBB baik kepada objek maupun wajib pajak secara langsung.

"Saya ambil kebijakan untuk bersama-sama menyelesaikan piutang yang menjadi tanggung jawab Bapenda. Bahkan Sabtu dan Minggu juga kita turun melakukan verifikasi dan pendekatan supaya mau membayar piutang pajak," katanya pekan lalu. Menurut Ani, piutang sebesar 1 triliun tersebut berasal dari 6.000 lebih Nomor Objek Pajak (NOP). Keterlibatan seluruh jajaran Bapenda Kabupaten Bekasi dibutuhkan untuk memudahkan penuntasan piutang tersebut.

Dia menjelaskan, pada dasarnya penagihan piutang pajak merupakan tugas pokok dari sub bidang penagihan. Namun kebijakan melibatkan seluruh pegawai dalam proses verifikasi ini diambil guna menyelamatkan sekaligus meningkatkan pendapatan daerah dari sektor pajak.

Ani mengaku belum melakukan evaluasi atas hasil verifikasi lapangan mengingat kegiatan ini baru saja berjalan dan untuk tahap awal, 1.000 NOP ditargetkan terverifikasi dalam waktu satu pekan ke depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Olahraga
Marquez Rebut Sprint MotoGP...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.