Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden Ukraina Sebut 'Hari Bersejarah' dengan Diteken Kesepakatan Keamanan dengan AS

📅 Sabtu, 15 Jun 2024, 04:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Presiden Ukraina Sebut 'Hari Bersejarah' dengan Diteken Kesepakatan Keamanan dengan AS Doc: ANTARA/Xinhua/Liu Jie
Ket. Arsip foto - Presiden AS Joe Biden (kanan) bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy (kiri) di Gedung Putih di Washington DC, Amerika Serikat, pada 21 Desember 2022.

London - Setelah menandatangani kesepakatan keamanan bilateral penting selama 10 tahun dengan Amerika Serikat (AS) selama KTT G7 di Italia, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pada Kamis (13/6) menyebut hal tersebut sebagai "hari bersejarah."

Zelenskyy dan Presiden AS Joe Biden menggelar konferensi pers gabungan setelah menandatangani kesepakatan itu, menandai langkah signifikan dalam upaya meningkatkan kemampuan pertahanan Ukraina di tengah invasi Rusia yang sedang berlangsung.

Sembari menyebut Rusia sebagai "ancaman global yang nyata," dia mengatakan: "Ini adalah kesepakatan mengenai langkah-langkah untuk menjamin perdamaian yang berkelanjutan dan karena itu menguntungkan semua orang di dunia."

Dia juga menggarisbawahi bahwa kesepakatan itu adalah "jembatan" bagi keanggotaan Ukraina di NATO.

Sementara itu, Biden menekankan bahwa perdamaian yang abadi bagi Ukraina pada dasarnya terkait dengan kemampuan negara itu untuk mempertahankan diri terhadap ancaman saat ini dan untuk mencegah agresi di masa mendatang.

"Perdamaian abadi bagi Ukraina harus didukung oleh kemampuan Ukraina untuk mempertahankan diri dan untuk mencegah agresi apa pun di masa mendatang," katanya.

Pengumuman itu disampaikan di tengah diskusi antara para pemimpin Barat tentang cara memastikan pinjaman 50 miliar dolar AS (sekitar Rp823,8 triliun) yang diusulkan bagi Ukraina tetap aman dari potensi pergeseran kebijakan.

Hal itu mengingat kemungkinan Donald Trump memimpin pemerintahan masa depan, yang sebelumnya menyatakan skeptisisme terkait keterlibatan AS di Ukraina.

Ukraina telah menandatangani perjanjian keamanan bilateral dengan 16 negara lainnya, yaitu Inggris, Jerman, Irlandia, Denmark, Spanyol, Swedia, Norwegia, Portugal, Belgia, Latvia, Finlandia, Italia, Prancis, Kanada, Jepang, dan Belanda.

Kesepakatan tersebut dicapai setelah G7 menyatakan selama KTT NATO di ibu kota Lithuania, Vilnius, pada Juli lalu bahwa mereka memulai negosiasi dengan Kiev untuk memformalkan "dukungan berkelanjutan" bagi Ukraina melalui "komitmen dan pengaturan keamanan bilateral.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.