Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Banjir, Pemkab Garut Tanam Lima Ribu Pohon Pulihkan Lahan Kritis

📅 Sabtu, 15 Jun 2024, 00:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Banjir, Pemkab Garut Tanam Lima Ribu Pohon Pulihkan Lahan Kritis Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Garut
Ket. Penjabat Bupati Garut Barnas Adjidin bersama pejabat dinas terkait melakukan penanaman pohon serentak dalam rangkaian memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2024 di Embung Desa Padaawaas, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat (14/6/2024).

Garut - Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, menyiapkan lima ribu pohon yang berhasil dihimpun dari aparatur sipil negara (ASN) melalui program "1 ASN 1 Pohon" untuk ditanam dalam memulihkan kawasan lahan kritis di Garut.

"Ini lahan kritis yang ada di Pasirwangi, ini tentu saja banyak yang memberikan dampak ke kita di perkotaan, seperti kerusakan-kerusakan sungai," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Garut Jujun Juansyah saat acara penanaman pohon dalam rangkaian Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2024 di Desa Padaawas, Kecamatan Pasirwangi, Garut, Jumat.

Ia menuturkan penanaman pohon tersebut merupakan wujud kepedulian ASN Pemkab Garut melalui gerakan "Satu ASN Satu Pohon" yang berhasil terkumpul sebanyak lima ribu pohon berbagai jenis.

Pohon yang terkumpul itu, kata dia, selanjutnya disebar penanamannya secara serentak untuk mengurangi kawasan lahan kritis di Garut yang tercatat saat ini seluas 51 ribu hektare dari luas lahan Garut 306.519 hektare.

"Saya kira penanaman ini menjadikan sesuatu keniscayaan yang harus kita lakukan seiring dengan banyaknya bencana alam dan longsor yang terjadi di Kabupaten Garut, yang tentu saja ini disebabkan oleh bagaimana kepedulian kita dalam menjaga alam," katanya.

Ia mengatakan penanaman pohon di lahan kritis itu bagian dari menjaga alam untuk kebaikan kehidupan manusia maupun makhluk hidup lainnya.

Keberadaan pohon yang tumbuh di lingkungan hidup manusia itu, kata dia, akan memberikan banyak manfaat, tidak hanya mencegah bencana alam seperti longsor, tetapi bisa menyerap air untuk mencukupi kebutuhan air makhluk hidup.

"Saya yakin kalau kita mengabdikan diri dalam menjaga alam, maka alam akan menjaga kita, dan salah satunya adalah dengan membuat atau melakukan penanaman pohon," katanya.

Penjabat Bupati Garut Barnas Adjidin mengatakan gerakan penanaman pohon itu merupakan bentuk kepedulian pemerintah dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk selalu peduli terhadap lingkungan hidup.

Ia mendukung adanya kegiatan tanam pohon dalam memulihkan kondisi lahan kritis di Garut yang akhirnya nanti akan memberikan dampak positif seperti menahan tanah agar tidak longsor maupun banjir.

Program tanam pohon itu, lanjut dia, merupakan bagian dari warisan untuk generasi manusia yang akan datang agar tetap hidup sehat karena mendapatkan lingkungan hidup yang berkualitas.

"Kita harus melihat bahwa ini adalah masa depan, kalau tidak kita pelihara kasihan generasi penerus kita akan berat menghadapi tantangan hidrologis yang mengancam," kata Barnas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

55 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...
Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...
Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.