Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Thailand Segera Rampungkan Jalur Bangkok-Beijing

📅 Jumat, 14 Jun 2024, 02:45 WIB | Oleh:
Thailand Segera Rampungkan Jalur Bangkok-Beijing Doc: AFP/Jack TAYLOR
Ket. Jalur Kereta Cepat | Foto udara memperlihatkan proyek pembangunan jalur kereta cepat Bangkok-Nong Khai di Provinsi Nakhon Ratchasima yang telah rampung pada Maret 2023 lalu. Jika telah rampung seluruhnya, jalur kereta ini akan menghubungkan Thailand-Laos-Tiongkok.

BANGKOK - Perjalanan kereta antara Bangkok dan Beijing akan semakin dekat seiring dengan persiapan Thailand untuk memperluas jaringan transportasi keretanya.

Menurut keterangan dari jawatan kereta Thailand, State Railway of Thailand, pada Kamis (14/6) menyatakan bahwa jalur kereta baru ini akan segera menjalankan layanan uji coba antara Bangkok dan ibu kota Laos, Vientiane, antara 13 dan 14 Juli mendatang.

"Ketika sudah mulai beroperasi, jalur kereta baru ini akan meningkatkan transportasi antara kedua negara dan Tiongkok," kata pejabat State Railway of Thailand, Ekarat Sriarayanphong.

Peluncuran koneksi jalur kereta Thailand-Laos berarti perjalanan dengan kereta dari Bangkok ke ibu kota Tiongkok pun dapat dilakukan. Perjalanan ini akan dilakukan melalui pemberhentian di Vientiane dan Kota Kunming di Tiongkok selatan, di mana terdapat layanan semi-kecepatan tinggi terpisah ke Beijing.

Perjalanan sekitar 3.218 kilometer ditambah jarak dengan daerah pegunungan, akan memakan waktu hampir satu hari penuh. Waktu tempuh ini memang masih cukup lama jika dibandingkan dengan melakukan penerbangan non-stop yang waktu tempuhnya hanya lima jam saja.

Sebelumnya sudah ada layanan kereta berkecepatan tinggi yang beroperasi antara Tiongkok dan Laos yang memungkinkan barang-barang Thailand diangkut ke Kunming, menurut laporanNikkei. "Hal ini telah membantu mengurangi waktu pengiriman ke Tiongkok menjadi 15 jam dari dua hari yang dibutuhkan truk untuk mengangkut barang di sepanjang rute pegunungan," laporNikkei.

Thailand saat ini berupaya untuk meningkatkan konektivitasnya dengan Tiongkok yang merupakan mitra dagang utamanya, untuk membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang tertinggal dibandingkan negara-negara lain di kawasan. ST/Bloomberg/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
  • Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia
    Preview komentar:
    Terima kasih atas liputan yang mendalam ini; sangat ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Ekonomi
Di BNI WondrX 2026, BNI Sek...
Megapolitan
Berlatih menari balet di Ga...
Daerah
Gunung Anak Krakatau Erupsi...
Daerah
Tradisi Grobyak Ikan Sumber...

Rupiah Masih Rentan - 24 Agustus 2026

5 jam yang lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 24 Ag...
Ekonomi
IHSG Menghijau! Awal Perdag...
Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.