Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kapal ekspedisi odyssey singgahi Ambon kampanye solusi sampah plastik

📅 Jumat, 14 Jun 2024, 16:52 WIB | Oleh:
Kapal ekspedisi odyssey singgahi Ambon kampanye solusi sampah plastik Doc: ANTARA/ HO- DLHP Ambon
Ket. Kunjungan Kapal Ekspedisi Plastic Odyssey ke Kota Ambon Provinsi Maluku, sebagai solusi persoalan sampah plastik di Kota Ambon, Jumat (14/6/2024).

Ambon - Kapal Ekspedisi Plastic Odyssey menyinggahi Kota Ambon sebagai kota pertama di Asia Tenggara dan Indonesia dalam rangka kampanye solusi persoalan sampah plastik di Kota Ambon.

Kunjungan kapal plastik Odyssey menjadi jawaban penanganan sampah di Kota Ambon yang masih menjadi persoalan yang belum terpecahkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon hingga saat ini, kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP), Kota Ambon, Alfredo Hehamahua.

"Sampai hari ini persoalan masih menjadi bagian pergumulan bersama di kota ini, sebab kota ini menghasilkan 220 ton per hari dan yang baru terangkut ke TPA 180-185 ton per hari, " katanya, di Ambon, Jumat.

Ia mengatakan, ada tujuh penyebab masalah sampah, pertama jumlah sampah yang terus meningkat seiring pertambahan jumlah penduduk, karena aktivitas kota sebagai ibukota, sehingga hampir setiap hari penduduk bermutasi ke kota Ambon untuk aktivitas pekerjaan dan perdagangan tetapi juga pola konsumtif masyarakat.

Kedua, terbatas sarana dan prasarana yang dimiliki, Ketiga, masyarakat belum sepenuhnya berpartisipasi dalam pengelolaan sampah secara baik karena belum mengetahui cara.

Selanjutnya, Pemkot juga diperhadapkan dengan regulasi dengan memberikan sanksi tegas kepada mereka yang melanggar, sebab pemkot masih kurang dalam sarana dan prasarana yang dimiliki.

Kelima, Kota Ambon juga dihadapkan dengan persoalan sampah perbatasan dimana masyarakat dari kabupaten Maluku tengah tidak dilayani oleh angkutan sampah, sehingga kerap membuang sampah di area yang berbatasan dengan Kota Ambon.

"Keenam juga menghadapi persoalan sampah di laut, karena ada 104 saluran terbuka, sungai kecil, yang bermuara di Teluk Ambon.

Serta yang terakhir; topografi Kota Ambon yang membuat armada sampah tidak dapat melayani masyarakat di beberapa tempat sehingga turut berdampak pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Retribusi Sampah.

"Kehadiran kapal plastic Odyssey dapat membantu pemerintah karena tidak dapat bekerja sendiri dan membutuhkan dukungan dalam mencari solusi terhadap persoalan sampah saat ini, " katanya.

Co-Founder & Head OF Communication Plastic Odyssey, Alexandre Deschelotte menyatakan, Ambon menjadi kota pertama dari rencana dari lima kota yang disinggahi, selama dua bulan di Indonesia.

"Ini menjadi langkah awal dan sangat penting bagi kami, dalam melanjutkan perjalanan berikutnya," katanya.

Deschelotte menyatakan, sampah plastik menjadi menjadi persoalan global dan mendesak untuk diatasi, sebab sampah plastik dapat sampai ke laut, tidak terurai, sehingga dimakan oleh ikan yang menjadi bahan konsumsi masyarakat.

Diketahui ekspedisi Plastic Odyssey telah dimulai sejak 2022, dengan membawa peralatan pengolahan sampah plastik yang diubah menjadi barang bernilai ekonomis, seperti furnitur, meja, kursi, paving blok, bahan bangunan, serta diubah menjadi bahan bakar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Luar Negeri
Trump Kunjungi Irlandia, Te...
Luar Negeri
Gaun Balas Dendam Putri Dia...
Advertisement
Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.