Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dengan Alasan Privasi, X Kini Sembunyikan 'Likes' dari Profil dan Postingan

📅 Jumat, 14 Jun 2024, 12:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dengan Alasan Privasi, X Kini Sembunyikan 'Likes' dari Profil dan Postingan Doc: ROLLINGSTONE/YUI MOK/PA IMAGES/GETTY IMAGES
Ket. Akun media sosial X milik Elon Musk.

SAN FRANCISCO - Mantan platform Twitter X pada hari Kamis (13/6) mengatakan, tab "Like" di platform tersebut saat ini akan bersifat pribadi (privat) dalam upaya melindungi pengguna dan meningkatkan engagement.

Dengan perubahan itu, termasuk penghapusan tab "Like" di halaman profil, pengguna tidak lagi dapat melacak jumlah "likes" dari pengguna lain untuk mengetahui minat atau kecenderungan politik mereka.

Perubahan ini terjadi karena platform tersebut telah menjadi wadah bagi konten sayap kanan sejak diambil alih oleh Elon Musk pada akhir 2022, dengan semakin banyak pengguna berhaluan kiri yang meninggalkan situs tersebut atau membatalkan interaksi mereka.

"Kami menjadikan "Like" bersifat pribadi bagi semua orang untuk melindungi privasi Anda dengan lebih baik," kata platform tersebut kepada pengguna melalui pesan pop-up.

"Menyukai lebih banyak postingan akan membuat feed "For You" Anda lebih baik," tambah X.

Umpan "For You" adalah daftar video atau postingan yang dipersonalisasi dan direkomendasikan untuk setiap pengguna berdasarkan minat dan engagement mereka sebelumnya.

"Penting untuk memungkinkan orang menyukai postingan tanpa diserang karenanya!" kata Musk dalam postingan media sosial.

Dalam postingan lain, Musk mengatakan X melihat "peningkatan besar-besaran" dalam jumlah "Like" setelah dijadikan pribadi.

Menjelang perubahan tersebut, kepala teknik X, Haofei Wang, mengatakan bahwa "Like" dari masyarakat "mendorong perilaku yang salah."

"Banyak orang merasa putus asa untuk menyukai konten yang mungkin 'menyebalkan' karena takut akan pembalasan dari troll atau untuk melindungi citra publik mereka."

Setelah mengakuisisi perusahaan senilai 44 miliar dollar, Musk dengan cepat membatalkan moderasi konten dan mengaktifkan kembali akun-akun yang sebelumnya dilarang, banyak di antaranya populer di kalangan sayap kanan.

Perubahan tersebut menyebabkan penurunan engagement, menurut metrik industri yang umum digunakan, meskipun X mengutip langkah-langkah lain yang mengklaim bahwa platform tersebut sedang berkembang.

X juga melihat eksodus pengiklan besar yang tidak tertarik karena risiko dikaitkan dengan konten yang tidak pantas.

Menurut survei terbaru AS dari Pew Research Center, jumlah anggota Partai Republik yang mengatakan X sebagian besar baik untuk demokrasi meningkat lebih dari tiga kali lipat dalam tiga tahun terakhir, melonjak dari 17 persen pada tahun 2021 menjadi 53 persen pada tahun 2024.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Luar Negeri
Utang Meningkat, Rakyat Jep...
Luar Negeri
Iran Ancam Anggap Musuh Sia...
Luar Negeri
Kanada Balas Tarif Trump, S...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.