Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berantas Nyamuk DBD, DKI Gencarkan PSN 2 Kali Seminggu

📅 Selasa, 11 Jun 2024, 15:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Berantas Nyamuk DBD, DKI Gencarkan PSN 2 Kali Seminggu Doc: ANTARA/Bayu Pratama S
Ket. Seorang petugas melakukan pengasapan (fogging) di kawasan permukiman, Kelurahan Grogol, Jakarta, Kamis (2/5/2024).

JAKARTA - Dinas Kesehatan DKI Jakarta menggencarkan program pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dua kali seminggu untuk menurunkan demam berdarah dengue (DBD) di wilayah itu."Upaya terus kita lakukan PSN yang tadinya kita satu kali dibikin dua kali per pekan," kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati saat ditemui di RPTRA Taman Sawo Jakarta Selatan, Selasa (11/6).Ani menjelaskan program ini dilakukan setiap rumah secara serentak dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat.Selain menggencarkan PSN, pihaknya juga melakukan pengasapan (fogging) serentak di sejumlah RW yang rawan DBD.Pihaknya juga masih melakukan persiapan untuk mengimplementasikan pelepasan nyamuk aedes aegypti mengandung wolbachia di Jakarta Barat.

Wolbachia merupakan bakteri alami pada 60 persen serangga seperti pada lalat buah dan lebah yang dipercaya mampu mengurangi penularan berbagai virus termasuk demam berdarah.Namun, sampai saat ini belum ada kepastian kapan waktu pelepasan dapat dilakukan.Dia menekankan sejumlah program ini tentunya bertujuan besar untuk memutuskan rantai penyebaran sekaligus perkembanganbiakan virus dari gigitan nyamuk aedes aegypti."Jadi, yang paling penting sebenarnya penanganan DBD ini untuk memutuskan rantai penularan itu," ujarnya.Dinas Kesehatan DKI menyatakan kasus DBD hingga kini masih stabil serta tidak ada kenaikan.

PadaApril sebanyak 3.164 kasus, bulan Mei sebanyak 2.959 kasus hingga 10 Juni tercatat 218 kasus.Data tersebut menunjukkan angka juga sudah lebih rendah ketimbang setengah bulan yang lalu.Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyatakan sejak awal 2024 hingga 14 Mei 2024, diketahui 15 orang meninggal dunia akibat menderita DBD.

Adapun untuk pasien meninggal berasal dari kalangan anak hingga lansia.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dan masyarakat bertanggung jawab melakukan pencegahan DBD melalui PSN3M Plus, pemeriksaan jentik berkala (PJB), memantau penyebaran penyakit dan sosialisasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Kebakaran Meluas, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

2 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Kebakaran Meluas, Wisata Gu...
Nasional
MTQ Nasional XXXI Dibuka, M...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.