Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Studio Animasi di Balik 'Neon Genesis Evangelion' Bangkrut

📅 Sabtu, 08 Jun 2024, 15:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Studio Animasi di Balik 'Neon Genesis Evangelion' Bangkrut Doc: ANTARA/Netflix
Ket. Cuplikan adegan anime "Neon Genesis Evangelion".

JAKARTA - Studio animasi Jepang Gainax yang dikenal menciptakan serial animasi (anime) populer "Neon Genesis Evangelion" menyatakan bangkrut setelah bertahun-tahun mengalami permasalahan keuangan.

Dilansir dari IGN pada Sabtu (8/6), permohonan pailit Gainax yang diajukan pada 29 Mei 2024 telah diterima oleh Pengadilan Distrik Tokyo pada Jumat (7/6). Saat ini, merek dagang Gainax dimiliki oleh studio animasi Studio Khara.

Gainax disebut mengalami kebangkrutan karena mantan eksekutif studio animasi tersebut yang memperlakukan perusahaan layaknya properti pribadi sejak tahun 2012.

Permasalahan keuangan dan manajemen juga menjadi persoalan yang hampir mewarnai seluruh perjalanan perusahaan di mana beberapa insiden penting terjadi dalam beberapa tahun.

Dimulai dari tahun 1992, delapan tahun setelah pendiriannya pada 1984, ketika sekuel dari anime "Royal Space Force: The Wings of Honneamise" dibatalkan karena permasalahan produksi.

Kemudian perusahaan sempat bangkit pada 1995 ketika merilis anime "Neon Genesis Evangeion" yang sangat populer dan dianggap sebagai salah satu anime terbaik sepanjang sejarah.

Akan tetapi, Gainax tidak transparan mengenai kesuksesan dari anime tersebut dan dinyatakan bersalah atas tuduhan penipuan pajak. Kasus tersebut menyeret presiden dan akuntan pajak perusahaan ke penjara karena menggelapkan pajak sebesar 1,56 miliar yen.

Di tahun-tahun berikutnya, Gainax dituntut oleh sejumlah perusahaan dan individu atas berbagai masalah keuangan, termasuk Studio Khara yang melayangkan gugatan pada 2016. Pengadilan Distrik Tokyo akhirnya menuntut Gainax untuk membayar dana pinjaman sebesar 100 juta yen kepada Studio Khara.

Studio Khara didirikan oleh salah satu pendiri Gainax sekaligus kreator "Neon Genesis Evangelion" Hideaki Anno.

Tak berhenti sampai di situ, Gainax lagi-lagi tersandung kasus hukum pada 2019 yang kali ini menjerat direktur representatif Tomohiro Maki.

Maki dinyatakan bersalah karena telah melakukan tindakan tidak senonoh terhadap seorang pengisi suara yang membuatnya dijatuhi hukuman bui selama dua setengah tahun penjara.

Selain "Neon Genesis Evangelion", studio animasi Gainax diketahui juga menggarap serial anime "Gurren Lagann", "Gunbuster", "Panty & Stocking with Garterbelt", dan masih banyak lagi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.