Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Buol Siapkan Gedung SLB untuk Sekolah Rakyat di Sulteng

📅 Senin, 21 Jul 2025, 11:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Buol Siapkan Gedung SLB untuk Sekolah Rakyat di Sulteng Doc: Antara Foto
Ket. Wakil Bupati Buol Nasir Dj Daimaroto saat memimpin langsung peninjauan pembersihan gedung SLB di Kecamatan Biau untuk dijadikan Sekolah Rakyat di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buol, Sulawesi Tengah (Sulteng) menyiapkan gedung Sekolah Luar Biasa (SLB) untuk Sekolah Rakyat di daerah itu.

"Kami sudah mulai membersihkan dan melakukan perbaikan gedung SLB di Kecamatan Biau sebagai langkah awal pendirian Sekolah Rakyat di Buol," kata Wakil Bupati Buol Nasir Dj Daimaroto kepada awak media di Kecamatan Biau, Senin.

Ia mengemukakan kompleks SLB nantinya menjadi lokasi utama pelaksanaan program pendidikan berbasis kerakyatan yakni Sekolah Rakyat.

"Pemerintah daerah sudah memeriksa kondisi bangunan SLB itu, perlahan dibersihkan dan dibenahi," ucapnya.

Ia menuturkan hal itu menjadi proses awal transformasi gedung SLB untuk dimanfaatkan sebagai Sekolah Rakyat di Kabupaten Buol.

"Tentunya Sekolah Rakyat ini merupakan model pendidikan alternatif yang inklusif dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat, terutama anak-anak dari keluarga prasejahtera dan penyandang disabilitas," sebutnya.

Menurut dia, pemerintah daerah memastikan terus memperluas akses pendidikan dan meningkatkan peran serta masyarakat dalam dunia pendidikan.

"Kami berharap gedung SLB ini kita hidupkan kembali sebagai pusat pembelajaran yang merangkul semua kalangan. Sekolah Rakyat bukan sekadar tempat belajar, tapi juga wadah mencetak generasi yang cerdas, berakhlak, dan sadar akan pentingnya gotong royong," katanya.

Nasir menyebutkan ke depan segera membangun asrama untuk guru dan siswa di Sekolah Rakyat tersebut.

"Memang aturannya Sekolah Rakyat ini harus ada asrama, baik untuk guru maupun siswanya, sebab fasilitas ini dinilai penting untuk mendukung kegiatan belajar mengajar, khususnya bagi siswa dari daerah terpencil dan tenaga pendidik yang akan menetap di lokasi," ujarnya.

Sementara itu, Kepala SLB Rahmawati menjelaskan bahwa rencana pemerintah daerah mengalihkan fungsi sekolah itu menjadi Sekolah Rakyat dapat berjalan optimal.

"Harapannya seluruh fasilitas yang tersedia dapat dioptimalkan guna mendukung proses pembelajaran yang layak, aman, dan inklusif," ucap Rahmawati.

Ia mengatakan program Sekolah Rakyat menjadi bagian dari upaya strategis pemerintah dalam menciptakan sistem pendidikan yang lebih merata dan berkeadilan.

"Hadirnya Sekolah Rakyat harus sejalan dengan visi pembangunan daerah yang inklusif dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

59 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.