Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

UNS Gandeng Pemerintah Australia Garap Pertukaran Budaya dan Pendidikan

📅 Jumat, 07 Jun 2024, 09:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
UNS Gandeng Pemerintah Australia Garap Pertukaran Budaya dan Pendidikan Doc: ANTARA/HO-Dokumentasi UNS
Ket. Kegiatan sosialisasi oleh Konjen Australia di Kampus UNS Surakarta, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.

SOLO - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggandeng Pemerintah Australia menggarap pertukaran budaya dan pendidikan melalui penandatanganan nota kesepahaman.

Wakil Rektor bidang Perencanaan, Kerja Sama, Bisnis, dan Inovasi UNS Prof Irwan Trinugroho di Solo, Jawa Tengah, Jumat (7/6), mengapresiasi kemitraan antara UNS dan Pemerintah Australia yang diwakili oleh Konsulat Jenderal (Konjen) Australia di Surabaya.

Ia mengatakan kolaborasi ini menandai tonggak penting dalam komitmen bersama kedua belah pihak untuk mendorong pertukaran budaya, pendidikan, dan saling pengertian.

Pada kerja sama tersebutUNS dan Konsulat Jenderal Australia sama-sama menyepakati kerja sama dalam merealisasikan program #AussieBanget Corner. Menurut dia, kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang Australia dan pendidikan Australia di kalangan mahasiswa, akademisi, alumni, dan masyarakat.

"Selain itu kerja sama ini juga memberikan mahasiswa akses terhadap sumber daya dan informasi mengenai peluang pendidikan dan beasiswa di Australia," katanya.

Ia mengatakan #AussieBanget Corner merupakan area terbuka bertema Australia, yang bertempat di Gedung UPT Perpustakaan UNS. Program ini menyediakan sejumlah buku dan materi pendidikan bertema Australia.

"Buku dan materi akan dikelola oleh UPT KLI UNS. Di sini juga memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengakses informasi mengenai peluang belajar di Australia dan akses ke katalog online Perpustakaan Nasional Australia, e-Trove," katanya.

Di tempat yang sama juga berfungsi sebagai pusat diskusi, berbagi pengetahuan, dan eksplorasi segala sesuatu yang berhubungan dengan Australia.

Ia berharap kemitraan tersebut bisa makin memperkuat ikatan, meningkatkan kesadaran lintas budaya, dan memberdayakan siswa dengan pengetahuan yang melampaui batas.

"Kami membayangkan ke depan mahasiswa dan dosen UNS terlibat dalam memperkaya dialog tentang keragaman budaya Australia, penelitian mutakhir, dan peluang pendidikan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

50 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

55 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.