Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pekerja Samsung di Korsel Mogok Kerja, Pertama Kalinya dalam Sejarah

📅 Jumat, 07 Jun 2024, 08:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pekerja Samsung di Korsel Mogok Kerja, Pertama Kalinya dalam Sejarah Doc: Korea Bizware/Yonhap
Ket. Para pekerja Samsung Electronics Co. mengadakan unjuk rasa di depan kantor perusahaan di Seoul selatan pada 24 Mei 2024.

SEOUL - Para pekerja di raksasa teknologi Samsung Electronics di Korea Selatan melakukan aksi mogok kerja yang pertama kali pada hari Jumat (6/6), kata ketua serikat pekerja yang mewakili puluhan ribu orang kepada AFP.

Samsung Electronics adalah salah satu pembuat ponsel pintar terbesar di dunia dan juga satu-satunya perusahaan di dunia yang memproduksi chip memori kelas atas yang digunakan untuk AI generatif, termasuk perangkat keras AI terbaik dari para pemimpin industri seperti Nvidia.

Manajemen di perusahaan produsen chip memori terbesar di dunia itu terlibat dalam negosiasi dengan serikat pekerja mengenai upah sejak Januari, namun kedua belah pihak gagal mempersempit perbedaan mereka.

"Pemogokan pertama di Samsung Electronics terjadi hari ini dengan menggunakan cuti berbayar, dan diketahui bahwa banyak karyawan yang berpartisipasi," kata Son Woo-mok, kepala National Samsung Electronics Union.

"Sulit untuk memberikan angka pastinya, tapi dari apa yang saya lihat pada kehadiran kerja di pagi hari, ada perbedaan yang signifikan dari biasanya," katanya.

Pemogokan di Korea Selatan adalah pemogokan pertama yang dilakukan oleh para pekerja raksasa teknologi tersebut.

Samsung Electronics adalah anak perusahaan utama dari raksasa Korea Selatan Samsung Group, konglomerat terbesar yang dikendalikan keluarga dan mendominasi bisnis di negara dengan perekonomian terbesar keempat di Asia itu.

Perusahaan riset pasar TrendForce yang berbasis di Taiwan mengatakan aksi mogok tersebut tidak akan berdampak pada produksi DRAM dan NAND Flash, juga tidak akan menyebabkan kekurangan pengiriman.

Samsung menyumbang sebagian besar produksi global chip kelas atas, namun aksi mogok melibatkan karyawan kantor pusat, bukan pekerja di jalur produksi, kata TrendForce.

Selain itu, aksi mogok ini hanya dilakukan satu hari, dan jatuh pada periode liburan panjang yang telah direncanakan di Korea Selatan, yang berarti perusahaan sudah melakukan penyesuaian jumlah staf yang diantisipasi.

"Akhirnya, pabrik sangat bergantung pada produksi otomatis dan hanya membutuhkan sedikit tenaga kerja manusia. Oleh karena itu, pemogokan tersebut tidak akan berdampak besar pada pasokan memori di masa depan," kata TrendForce dalam sebuah laporan.

Pemogokan Bersejarah

Meski begitu, aksi mogok ini memiliki sejarah yang penting, "karena Samsung telah lama menolak serikat pekerja dan terlibat dalam pembubaran serikat pekerja," kata Vladimir Tikhonov, profesor Studi Korea di Universitas Oslo, kepada AFP.

Ia mengatakan aksi kolektif tersebut menunjukkan "ada kecenderungan bertahap menuju pemberdayaan buruh di Korea Selatan."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Tim Gabungan Kendalikan Titik Api di TPSA Ciniru Kuningan
    Preview komentar:
    Apakah layanan WhatsApp Bank Neo 24 jam? Ya, Layanan ...
  • Rumput Laut & Agar-agar RI Masuk AS Bebas Tarif Tambahan 10%
    Preview komentar:
    Berapakah Wa bank neo? Nomor WhatsApp resmi layanan ...
    Berapakah Wa bank neo? Nomor WhatsApp resmi layanan ...
  • Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah
    Preview komentar:
    Berapakah WA Neo bank? Ya, Nomor WhatsApp resmi ...
    Berapakah WA Neo bank? Ya, Nomor WhatsApp resmi ...
Megapolitan
Penyaluran Bantuan Sumur Bo...
Daerah
Melestarikan Budaya Lewat F...
Daerah
Kabut Asap Mengancam Keseha...
Luar Negeri
Utang Meningkat, Rakyat Jep...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.