Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pagi Ini, Kualitas Udara Jakarta Terburuk ke-4 di Dunia

📅 Kamis, 06 Jun 2024, 08:25 WIB | Oleh:
Pagi Ini, Kualitas Udara Jakarta Terburuk ke-4 di Dunia Doc: ANTARA/HO-Bicara Udara
Ket. Ilustrasi - Seorang pelari marathon mengenakan kaos yang bertuliskan ajakan untuk mengatasi polusi udara di Jakarta.

JAKARTA - Kualitas udara Kota Jakarta tercatat tidak sehat bagi kelompok sensitif pada Kamis (6/6) ini dan mereka yang termasuk kelompok sensitif disarankan mengenakan masker, demikian seperti dinyatakan dalam laman IQAir yang diperbaharui pada pukul 08.00 WIB.

IQAir mencatat kualitas udara Jakarta berada pada poin 139 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 60,5 mikrogram per meter kubik dan angka ini menunjukkan 12,1 kali lebih tinggi nilai panduan kualitas udara tahunan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Rekomendasi kesehatan lainnya adalah masyarakat perlu mengurangi aktivitas di luar ruangan, menutup jendela demi menghindari udara luar yang kotor dan menyalakan penyaring udara.

Jakarta dibandingkan kota-kota lainnya di Indonesia, berada di urutan ketiga pada pukul 08.00 WIB setelah Pagak, Jawa Timur, lalu Tangerang Selatan dengan indeks kualitas udara terburuk yakni masing-masing di angka 193 dan 168.

Tetapi, bila dibandingkan dengan 116 negara lain, indeks kualitas udara di Jakarta berada di peringkat keempat yang terburuk.

Peringkat pertama kota paling berpolusi yakni Dubai (181), Kampala, Uganda (171), dan Cairo (155).

Adapun PM 2,5 merupakan partikel berukuran lebih lebih kecil 2,5 mikron (mikrometer) yang ditemukan di udara termasuk debu, asap dan jelaga.

Paparan PM2,5 dalam jangka panjang yakni berbulan-bulan hingga bertahun-tahun dikaitkan dengan kematian dini, terutama pada orang yang memiliki penyakit jantung atau paru-paru kronis dan penurunan pertumbuhan fungsi paru-paru pada anak-anak.

Sementara itu, kualitas udara dinyatakan tidak sehat bagi kelompok sensitif bila berada pada rentang pada angka 101-150.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.