Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ninja Xpress Sediakan Layanan Pengiriman Internasional dalam Skala Kecil

📅 Sabtu, 01 Jun 2024, 15:23 WIB | Oleh:
Ninja Xpress Sediakan Layanan Pengiriman Internasional dalam Skala Kecil Doc: Istimewa
Ket. Foto ilustrasi layanan Ninja International Deliveries. Layanan hasil kerja sama dengan dengan Lincah.id, diharapkan dapat meningkatkan ekspor produk lokal dari UKM tidak hanya terbatas dalam skala besar namun juga kecil.

JAKARTA - Data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), menyebutkan, pada 2023 kontribusi UMKM terhadap ekspor nasional mencapai 15,7 persen. Kontribusi ekspor UMKM tersebut meningkat jika dibandingkan dengan 2020 yang hanya mencapai 14,37 persen.

Pemerintah sendiri menargetkan untuk mendorong adanya peningkatan ekspor produk UMKM dengan kontribusi mencapai 17 persen dari total ekspor nasional. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menyediakan layanan pengiriman internasional yang terintegrasi, mudah, dan terjangkau.

Guna meningkatkan nilai ekspor UKM Ninja Xpress, menyediakan layanan Ninja International Deliveries. Layanan hasil kerja sama eksklusif dengan Lincah.id, sebuah platform yang mendukung pengiriman bagi para pelaku bisnis diharapkan dapat meningkatkan ekspor produk lokal UKM tidak hanya terbatas dalam skala besar namun juga kecil.

"Ketersediaan ekosistem pengiriman internasional untuk produk UKM yang seringkali menjual produk dengan skala kecil merupakan tantangan tersendiri bagi para pelaku UKM," kata Chief Marketing Officer (CMO) Ninja Xpress Andi Djoewarsa, melalui siaran pers Kamis (30/5).

Melihat tantangan pengiriman produk dalam skala kecil yang tersebut, Ninja Xpres sebagai penyedia layanan pengiriman, menyediakan layanan pengiriman internasional dengan ekosistem pengiriman end-to-end yang sudah dibangun di negara-negara di Asia Tenggara khususnya Malaysia dan Singapura.

Ninja International Deliveries memberi akses kepada para pelaku UKM untuk dapat dengan mudah melakukan pengiriman barang keluar negeri, khususnya ke Singapura dan Malaysia secara end to end. Prosesnya mulai dari pengurusan dokumen, pengiriman pertama, pengiriman udara, bea cukai, pengiriman terakhir hingga penyediaan fasilitas cash-on-delivery (COD) lintas negara.

"Melalui kolaborasi dengan lincah.id, UKM dapat mengirimkan paket ke negara-negara dengan mudah dan terjangkau tanpa adanya minimal volume pengiriman," paparnya.

CEO dan Founder Lincah.id Yudha Trisna, menyampaikan, ia sangat senang menjalin kemitraan dengan Ninja International Deliveries untuk memperluas jangkauan layanan pengiriman internasional yang dimiliki. Ninja Xpress memiliki ekosistem pengiriman yang solid tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di negara-negara Asia Tenggara lainnya.

"Dengan ekosistem ini, kami dapat memastikan pengiriman yang efisien dari penjemputan paket, pengiriman, hingga pengantaran paket sampai tujuan dengan tepat waktu," ungkapnya.

Sebagai bagian dari kerja sama, Ninja International Deliveries bersama Lincah.id menawarkan kesempatan kepada semua pengirimnya untuk menikmati gratis 3 kali trial paket ke Malaysia atau Singapura (berlaku hingga 31 Mei 2024) dan diskon 15 persen untuk tarif pengiriman internasional hingga 31 Juli 2024.

Dengan kemitraan ini, Ninja International Deliveriesbersama Lincah.id berkomitmen untuk memberi solusi pengiriman yang terjangkau dan efisien bagi para pelaku UKM di Indonesia yang memiliki aspirasi untuk mengembangkan merek mereka di pasar internasional. Ninja Xpress juga terus memperkuat jaringan dan cakupannya di Asia Tenggara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.