Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menparekraf Tekankan Pariwisata Regeneratif untuk Keberlanjutan

📅 Kamis, 30 Mei 2024, 13:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menparekraf Tekankan Pariwisata Regeneratif untuk Keberlanjutan Doc: ANTARA/Adimas Raditya
Ket. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno (kiri) dalam acara kampanye "100% Murni, 100% Petualangan Indonesia” yang digelar di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur pada Rabu (29/5)

LABUAN BAJO - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, menekankan bahwa pariwisata di Indonesia diarahkan menuju pariwisata regeneratif agar tercipta pengelolaan berkelanjutan yang dapat dinikmati oleh generasi mendatang.

"Green tourism (pariwisata hijau) saja tidak cukup, kita arahkan menuju pariwisata regeneratif sehingga tidak saja berwisata yang meminimalkan penggunaan karbon, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan serta generasi mendatang," kata Sandiaga dalam acara kampanye 100% Murni, 100% Petualangan Indonesia yang digelar di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur pada Rabu (29/5).??????

Sandiaga menjelaskan, pariwisata regeneratif merupakan konsep pariwisata berkelanjutan (sustainable tourism) yang memiliki fokus pada pemulihan dan regenerasi lingkungan serta masyarakat lokal.

Adapun tujuan utamanya adalah menjadikan sebuah destinasi wisata yang lebih baik daripada kondisi awalnya.

Menurut dia, hal ini dilakukan dengan melibatkan kegiatan-kegiatan nyata memperbaiki lingkungan yang melibatkan partisipasi wisatawan misalnya menanam mangrove, restorasi terumbu karang, hingga aksi nyata pengurangan sampah plastik.

Dengan demikian, diharapkan langkah ini dapat memberi inspirasi bagi para wisatawan untuk bertindak secara nyata untuk berkontribusi memulihkan alam.

Ia mengatakan, pariwisata regeneratif dapat menjadi solusi untuk mengurangi dampak negatif pariwisata yakni kerusakan lingkungan serta perubahan iklim.

"Industri pariwisata Indonesia memasuki era baru. Terbukti dari Travel and Tourism Index yang dikeluarkan World Economic Forum menunjukkan bahwa pariwisata Indonesia saat ini menuju 20 besar dunia," ujar dia.

Sandiaga juga memberikan apresiasi kepada pihak swasta dalam mendukung program Wonderful Indonesia yang diinisiasi oleh Kemenparekraf, di mana salah satu misinya adalah menjaga kebersihan lingkungan dari seluruh destinasi pariwisata di Indonesia.

Ia berharap, seluruh pemangku kepentingan berkolaborasi untuk memajukan industri pariwisata sehingga dapat meningkatkan kunjungan wisatawan dan berdampak ekonomi bagi masyarakat lokal.

"Masalah sampah masih menjadi masalah dari pariwisata kita, namun dengan kampanye dan kolaborasi maka masalah sampah akan teratasi dan memberi dampak positif bagi pariwisata hijau," kata dia. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Nusron Wahid Dua Kali Mangk...
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.