Bus Pelajar Depok Pernah Terbakar
📅 Kamis, 30 Mei 2024, 04:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Rubby Jovan
DEPOK - Bus yang membawa rombongan pelajar Depok rekreasi ke Ciater, Subang, ternyata pernah terbakar. Kecelakaan bus pelajar Depok ini mengakibatkan 11 orang meninggal
Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Barat mengungkapkan bus Trans Putera Fajar yang terguling di Ciater, Kabupaten Subang pernah mengalami insiden terbakar di KM 88 ruas tol Cipularang pada 27 April 2024 lalu.
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas Polda) Jawa Barat Kombes Pol Wibowo mengatakan, setelah insiden tersebut pengusaha bus yang kini menjadi tersangka AI dan A sebagai pengelola telah memperbaiki dan mengubah nama bus tersebut agar tidak dikenali bahwa pernah terbakar.
"Yang bersangkutan A mengakui bus tersebut pernah terbakar dan mengusulkan mengganti nama," kata Wibowo di Bandung, Rabu. Wibowo mengatakan nama bus sebelum alami insiden terbakar bernama Trans Maulana Jaya. Setelah kejadian kebakaran diganti menjadi PO Trans Putera Fajar.
"Tujuan agar bus terbakar tidak dikenali sehingga masih bisa disewakan," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Lebih lanjut, dia mengungkapkan tersangka A tidak mengetahui terdapat masalah teknis terhadap kendaraan bus dan tidak pernah melakukan perawatan rutin khususnya terhadap kondisi rem.
"Yang bersangkutan mendapat laporan dari sopir, S, bahwa mobil dalam kondisi bermasalah. Namun, yang bersangkutan tidak memerintahkan berhenti," kata Wibowo.
Wibowo menambahkan bus yang membawa pelajar asal Depok tersebut tidak laik jalan karena tidak ditemukan surat izin operasional (KIR) tidak berlaku atau kedaluwarsa.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!